Bey Machmudin Dampingi Wapres Gibran Tinjau Simulasi Kebencanaan dan Program Makan Bergizi Gratis di Bogor
Krismanto - 11 Desember 2024

Breaking News:
Ali Syakieb Pilih Bekerja Senyap: Santuni Warga dan Beri Semangat Anak Panti Asuhan
Bio Farma Salurkan Bantuan Logistik dan Vaksinasi Tetanus untuk Korban Longsor Cisarua
BRI Salurkan Bantuan Lanjutan TJSL Tanggap Darurat Bencana untuk Penyintas Longsor Cisarua
Publik Kaget! Pola Makan Warga Kota Disebut Menteri LH Sebabkan Longsor Bandung Barat
Krismanto - 11 Desember 2024

TOP JABAR – Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Bogor. Wapres meninjau simulasi kebencanaan serta program makan bergizi gratis pada siswa Muhammadiyah Boarding School (MBS) 1 dan 2, Rabu (11/12/2024).
Wapres Gibran menjelaskan, tujuan kunjungan ini adalah untuk memastikan para santri mendapatkan edukasi kebencanaan sekaligus asupan gizi yang memadai.
“Kita melihat proses makan bergizi tiga kali sehari di sini karena di bulan-bulan ini, khususnya di Jawa Barat, banyak kejadian rawan bencana. Hari ini juga sekaligus memberikan edukasi tentang kebencanaan ke santri-santri,” ujar Wapres ditemui seusai peninjauan.
Tak hanya Bey Machmudin, Wapres juga didampingi mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, yang sekarang ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Penasihat Khusus Presiden Urusan Haji, serta didampingi Pj Bupati Bogor Bachril Bakri.
Wapres menekankan pentingnya kesadaran para santri dalam menghadapi bencana seperti gempa bumi dan kebakaran.
“Mereka harus tahu apa yang mesti dilakukan saat bencana terjadi sehingga tidak ada yang panik,” ungkapnya.
Dalam program makan bergizi gratis, menu yang disajikan mencakup ayam, tahu, telur, sayur, buah pisang, dan susu dengan biaya per paket sebesar Rp11.000. Wapres juga mengapresiasi antusiasme siswa terhadap program ini.
“Hari ini luar biasa sekali. Program makan bergizi gratis akan terus dikawal, terutama di pesantren-pesantren. Ini menjadi kegiatan rutin tiga kali sehari untuk memastikan kebutuhan gizi santri terpenuhi,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menyatakan pentingnya perhatian khusus bagi anak-anak yang tinggal di asrama.
“Edukasi kebencanaan juga harus terus diberikan agar mereka siap menghadapi situasi darurat,” ujar Wapres Gibran.***
Sumber: Humas Jabar.
![]()