Humaira Soroti Kejanggalan Kasus Pembunuhan Santri Ahmad Nurhidayat, Desak Aparat Tegakkan Keadilan
Krismanto - 23 Juli 2025

Breaking News:
Ali Syakieb Pilih Bekerja Senyap: Santuni Warga dan Beri Semangat Anak Panti Asuhan
Bio Farma Salurkan Bantuan Logistik dan Vaksinasi Tetanus untuk Korban Longsor Cisarua
BRI Salurkan Bantuan Lanjutan TJSL Tanggap Darurat Bencana untuk Penyintas Longsor Cisarua
Publik Kaget! Pola Makan Warga Kota Disebut Menteri LH Sebabkan Longsor Bandung Barat
Krismanto - 23 Juli 2025

TOP JABAR – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Humaira Zahrotun Noor dari Fraksi PKB, menyoroti tajam kasus pembunuhan santri bernama Ahmad Nurhidayat yang dinilai memiliki banyak kejanggalan.
Humaira mendesak aparat penegak hukum dan lembaga peradilan untuk bertindak lebih tegas dan adil demi tegaknya keadilan bagi korban dan keluarga.
Dalam pernyataannya, Humaira Zahrotun Noor menekankan bahwa kasus Ahmad Nurhidayat adalah tragedi yang menyoroti berbagai kejanggalan dalam penegakan hukum dan perlindungan anak di Indonesia.
Ia menegaskan pentingnya semua pihak, mulai dari aparat penegak hukum, lembaga peradilan, hingga masyarakat, untuk memastikan bahwa keadilan ditegakkan dan hak-hak anak terlindungi sepenuhnya.
“Kami mendesak aparat penegak hukum dan lembaga peradilan untuk lebih tegas dan adil dalam menangani kasus pembunuhan,” ujar Humaira dikutip dari akun instagram @humairajuara.
“Setiap nyawa yang hilang tidak bisa digantikan, dan sudah seharusnya negara hadir sepenuhnya untuk menjamin bahwa pelaku mendapat hukuman yang setimpal, demi keadilan dan kemanusiaan,” sambungnya.
Tagar #keadilanuntukahmad yang digaungkan menjadi seruan nyata yang harus dijawab dengan tindakan konkret dan komitmen untuk mengungkap kebenaran serta memberikan hukuman yang setimpal bagi pelaku.
Sebagai wakil rakyat, Humaira Zahrotun Noor berkomitmen untuk terus mendorong reformasi sistem hukum yang lebih berpihak kepada korban, serta mengawasi proses peradilan agar berjalan transparan dan akuntabel.
Sorotan tajam dari anggota DPRD Jawa Barat ini diharapkan dapat menjadi tekanan bagi pihak berwenang untuk menangani kasus pembunuhan Ahmad Nurhidayat dengan serius dan tanpa pandang bulu, demi mewujudkan keadilan yang sejati.**
![]()