Ali Syakieb Pilih Bekerja Senyap: Santuni Warga dan Beri Semangat Anak Panti Asuhan

Krismanto - 6 Februari 2026

TOP JABAR – Di tengah kesibukan roda pemerintahan dan sorotan publik terhadap para pejabat daerah, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb memilih bekerja tanpa banyak publikasi. Ia lebih sering turun langsung ke pelosok wilayah Kabupaten Bandung untuk membantu warga kurang mampu serta mengunjungi panti-panti asuhan tanpa sorotan kamera.

Ali Syakieb menegaskan bahwa kehadirannya di tengah masyarakat bukan untuk mencari perhatian, melainkan memastikan pemerintah benar-benar hadir bagi warganya.

“Saya datang bukan untuk dipublikasikan. Saya hanya ingin melihat langsung kondisi warga dan memastikan mereka tidak merasa sendiri,” ujar Ali Syakieb saat ditemui dalam salah satu kunjungan sosialnya.

Tak jarang, Ali menyambangi rumah-rumah warga yang berada di wilayah terpencil. Ia membawa santunan serta bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan itu dilakukan secara sederhana dan penuh keakraban.

“Kalau kita punya waktu dan rezeki, kenapa tidak kita gunakan untuk membantu. Jabatan ini amanah, bukan sekadar posisi,” katanya.

Selain warga kurang mampu, Ali Syakieb juga rutin mengunjungi panti asuhan di berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung. Di sana, ia tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menyampaikan pesan moral dan motivasi kepada anak-anak agar tetap memiliki harapan dan semangat hidup.

“Anak-anak ini butuh bukan hanya bantuan, tapi juga perhatian. Mereka harus tahu bahwa mereka tidak sendiri dan punya masa depan yang sama dengan anak-anak lainnya,” ucapnya.

Ali mengaku kebiasaan berbagi sudah ia jalani sejak kecil. Nilai tersebut ditanamkan oleh keluarganya sejak kecil, jauh sebelum dirinya terjun ke dunia politik dan pemerintahan.

“Sejak kecil orang tua saya selalu mengajarkan untuk peduli kepada sesama. Itu sudah menjadi bagian dari hidup saya, bahkan sejak saya masih menjadi artis dulu,” tuturnya.

Sosok Ali Syakieb dikenal santun kepada orang tua dan ramah kepada siapa pun yang ditemui. Menurutnya, sikap tersebut merupakan bagian dari pendidikan keluarga yang selalu menekankan pentingnya adab dalam kehidupan sosial.

“Kita boleh punya jabatan, tapi adab dan rasa hormat kepada orang lain itu harus tetap dijaga,” katanya.

Di tengah era digital yang identik dengan pencitraan, Ali Syakieb memilih bergerak secara senyap namun konsisten. Ia menilai kerja nyata lebih penting daripada sekadar terlihat aktif di media sosial.

“Bekerja itu tidak harus selalu terlihat. Yang penting manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” ujar Ali.

Melalui langkah-langkah kecil namun konsisten, Ali Syakieb menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak selalu diukur dari seberapa sering tampil di depan kamera, melainkan seberapa besar dampak yang dirasakan masyarakat.

“Kalau kita bisa meringankan beban orang lain, sekecil apa pun itu, berarti kita sudah menjalankan tugas sebagai manusia,” pungkas Ali Syakieb.

Warga yang menerima bantuan mengaku terharu atas kehadiran Wakil Bupati Bandung yang datang langsung ke rumah mereka tanpa pengawalan berlebihan. Kehadiran tersebut dianggap sebagai bentuk perhatian nyata dari pemerintah daerah.

Seorang pengurus panti asuhan di Kabupaten Bandung menyebut Ali Syakieb kerap hadir secara tiba-tiba dan berbincang hangat dengan anak-anak.

“Beliau datang dengan sederhana, ngobrol dengan anak-anak, memberi semangat. Itu yang membuat anak-anak merasa diperhatikan,” ujarnya.

Loading

TERKAIT:

POPULER: