Banjir Parah di Dayeuhkolot: Ribuan Rumah Terendam, Warga Bertahan di Tengah Luapan Sungai Citarum

Krismanto - 23 November 2024

TOP JABAR – Banjir akibat luapan Sungai Citarum hingga Sabtu, 23 November 2024 pagi masih merendam pemukiman warga di Kampung Bojong Asih, Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, dengan kondisi yang semakin parah.

Hari ini, genangan banjir di kawasan tersebut mencapai ketinggian hingga dua meter, hampir menyentuh atap rumah warga.

Ketinggian air berkisar antara 130 cm hingga titik terdalam mencapai 200 cm. Akibatnya, aktivitas warga terhambat.

Banyak dari mereka terpaksa menggunakan ember besar untuk membawa barang-barang penting sambil menerobos genangan banjir yang mencapai dada orang dewasa demi menyelamatkan harta benda.

Sebanyak 11 dari total 14 rukun warga (RW) di Desa Dayeuhkolot telah terendam banjir. Diperkirakan sekitar 2.000 rumah warga terkena dampak langsung dari luapan Sungai Citarum.

Menurut petugas dari Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWS), Yadi Supriadi mengatakan RW 14 di Kampung Bojong Asih menjadi lokasi dengan genangan terdalam karena wilayahnya yang langsung berbatasan dengan aliran Sungai Citarum.

“Kawasan ini bisa dibilang kawasan yang paling parah terdampak banjirnya,” kata Yadi.

“Karena kawasan ini berbatasan dengan aliran sungai Citarum,” ujarnya.

Yadi menambahkan banjir ini belum menunjukkan tanda-tanda akan surut, mengingat wilayah Kabupaten Bandung terus diguyur hujan dengan intensitas tinggi setiap harinya.

Meski demikian, sebagian besar warga masih memilih bertahan di rumah masing-masing, karena kondisi dinilai masih relatif aman oleh mereka.

Tim tanggap darurat terus memantau situasi, namun hujan yang terus turun menjadi tantangan utama dalam upaya penanganan banjir.***

Loading

TERKAIT:

POPULER: