Kematian Irma Novitasari Masih Menjadi Duka Bagi Keluarga
Roel - 3 Agustus 2024

Breaking News:
Ali Syakieb Pilih Bekerja Senyap: Santuni Warga dan Beri Semangat Anak Panti Asuhan
Bio Farma Salurkan Bantuan Logistik dan Vaksinasi Tetanus untuk Korban Longsor Cisarua
BRI Salurkan Bantuan Lanjutan TJSL Tanggap Darurat Bencana untuk Penyintas Longsor Cisarua
Publik Kaget! Pola Makan Warga Kota Disebut Menteri LH Sebabkan Longsor Bandung Barat
Roel - 3 Agustus 2024

TOP JABAR – Kasus pembunuhan Irma Novitasari terus berlanjut, keluarga korban beberkan fakta terbaru.
Ani bibi korban mengatakan sebelum terjadinya pembunuhan terhadap Irma Novitasari. Pelaku Asep Saepuloh pernah mengancam ayah korban jika korban tidak kembali.
“Itu dari percakapan di whatsapp Irma, kata pelaku kalau Irma engga pulang, ayahnya bakal dibunuh,” katanya saat ditemui di kediamannya di Kampung Pengkolan, Desa Sukapura, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Sabtu, 3 Agustus 2024.
“Akhirnya Irma pulang, nah pas pulang juga engga ada kabar lagi dari Irma,” ujarnya.
Ia mengungkapkan sejak kepulangan Irma dan bertemu pelaku, pihak keluarga langsung hilang kontak.
“Udah engga aktif aja handphonenya,” tuturnya.
Tidak adanya komunikasi dari korban, pihak keluarga belum menaruh kecurigaan. Meski pada Juni 2024 ada yang memberi kabar bahwa Irma Novitasari telah meninggal dunia.
“Dapat kabar udah meninggal, tapi kita keluarga engga curiga,” jelasnya.
“Baru kemarin-kemarin ada yang datang kerumah, bilangnya orang pintar. Katanya Irma sudah meninggal dibunuh suaminya dan dikubur,” sambungnya.
Ia menjelaskan sebelum terjadi pembunuhan, pelaku memang sering melakukan pengancaman terhadap korban dan keluarga korban.***
![]()