Paslon Bedas Unggul di Debat Pertama Pilkada Bandung dengan Program Konkret untuk Warga
Roel - 31 Oktober 2024

Breaking News:
Jalankan Instruksi Gubernur, Bapenda Kabupaten Bandung Pastikan Penghapusan Denda Pajak
Dorong UMKM Naik Kelas, Alfamart Gaungkan Inisiatif UMKM Tumbuh Bersama
Gelar Gerakan Pangan Murah di Polsek Majalaya, 10 Ton Beras Ludes Terjual
Disnaker Kabupaten Bandung Gelar Job Fair di Cangkuang, Tawarkan Ratusan Lowongan Kerja
Roel - 31 Oktober 2024
TOP JABAR – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung nomor urut 2, Dadang Supriatna-Ali Syakieb unggul dibandingkan dengan paslon nomor urut 1 Sahrul Gunawan-Gungun Gunawan dalam debat publik perdana Pilkada Kabupaten Bandung yang digelar di Hotel Sutan Raja Soreang, Kabupaten Bandung. Rabu, 30 Oktober 2024 malam.
Hal itu tersebut terlihat setelah paslon Bedas lebih menawarkan program-program nyata untuk masyarakat Kabupaten Bandung. Sedangkan paslon nomor urut 1 lebih banyak berargumen normatif.
Dilihat dari debat pertama yang digelar KPU Kabupaten Bandung, pasangan Bedas lebih menjawab masalah yang dibutuhkan masyarakat. Salah satunya terkait solusi penyediaan lapangan kerja serta penyediaan modal usaha.
Paslon nomor 2, Dadang Supriatna-Ali Syakieb juga memaparkan program penyediaan 50 ribu lapangan kerja dan wirausaha muda serta menyediakan Rp100 miliar untuk pinjaman tanpa modal tanpa agunan.
Yang menarik perhatian pada debat tersebut yakni, cabup nomor 2 Dadang Supriatna juga menyampaikan berbagai pencapaiannya. Seperti keberhasilan menaikkan APBD dari Rp4,6 triliun menjadi Rp7,4 triliun serta PAD dari Rp960 miliar menjadi Rp1,4 triliun.
Hal ini karena cabup petahana Dadang Supriatna memiliki pengalaman nyata, sehingga ketika menyampaikan gagasan mudah dipahami.
Dalam debat pertama ini, Dadang Supriatna juga tampak tenang dari awal hingga akhir. Bahkan ketika diserang Sahrul, dengan tenang Kang DS sapaan akrabnya hanya meresponnya dengan memberikan senyuman lebar.
Selanjutnya yang menarik dan harus dicermati oleh masyarakat Kabupaten Bandung adalah ketika sesi closing statment menjelang akhir debat.
Paslon 2 menekankan pentingnya menjaga ketenangan dan kondusifitas Kabupaten Bandung dan mengajak masyarakat agar tidak menyebarkan berita bohong, yang memecah belah.***