Permudah Pencari Kerja, Bupati Dadang Supriatna Launching Gerai Bursa Kerja (GBK) Bedas Digital
Krismanto - 8 Januari 2026

Breaking News:
Ali Syakieb Pilih Bekerja Senyap: Santuni Warga dan Beri Semangat Anak Panti Asuhan
Bio Farma Salurkan Bantuan Logistik dan Vaksinasi Tetanus untuk Korban Longsor Cisarua
BRI Salurkan Bantuan Lanjutan TJSL Tanggap Darurat Bencana untuk Penyintas Longsor Cisarua
Publik Kaget! Pola Makan Warga Kota Disebut Menteri LH Sebabkan Longsor Bandung Barat
Krismanto - 8 Januari 2026

TOP JABAR – Pemerintah Kabupaten Bandung terus melakukan terobosan dalam memperluas akses lapangan kerja bagi masyarakat.
Terbaru, Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi meluncurkan Gerai Bursa Kerja (GBK) Bedas Digital di Mal Pelayanan Publik (MPP) Soreang. Kamis, 8 Januari 2026.
Layanan ini hadir sebagai solusi konkret berbasis teknologi untuk mempermudah sinkronisasi antara pencari kerja dengan kebutuhan dunia usaha dan industri secara terintegrasi.
Dalam sambutannya, Bupati Dadang Supriatna menegaskan bahwa GBK Bedas Digital adalah jawaban atas dinamika pasar kerja hari ini.
Program ini menitikberatkan pada lima fokus utama, yakni peningkatan kualitas SDM, profesionalisme, digitalisasi, pemanfaatan big data, serta kesiapan pelatihan dan penempatan kerja.
“Gerai Bursa Kerja Digital ini adalah solusi nyata untuk mengurangi angka pengangguran. Saya berterima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI, khususnya Bapak Sigit, serta Samsung Indonesia yang telah mendukung penuh,” ujarnya.
“Sebagai pengguna teknologi Samsung, saya merasakan sendiri manfaat teknologi dalam mempercepat urusan,” sambungnya.
Terkait angka pengangguran, Bupati memaparkan bahwa saat ini terdapat sekitar 6,2 persen pengangguran dari total 1,8 juta jiwa usia produktif di Kabupaten Bandung, atau sekitar 232 ribu orang.
Meski angka ini dinamis, realisasi penempatan tenaga kerja pada 2024-2025 telah melampaui target.
“Target awal kita 10.000 orang per tahun, namun data BPS menunjukkan capaian kita sudah menembus 20.000 orang melalui berbagai program job fair,” tuturnya.
“Ke depan, kami targetkan penyerapan minimal 10.000 tenaga kerja per tahun yang dikolaborasikan secara spesifik antara program nasional, provinsi, dan kabupaten,” tambahnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya perubahan paradigma di masyarakat. Menurutnya, bekerja tidak harus selalu di pabrik. Sektor pertanian dan kewirausahaan memiliki potensi yang tak kalah besar.
“Kita ingin menanamkan semangat kemandirian sejak dini. Lulusan baru akan selalu ada, namun yang terpenting adalah etos kerja,” ungkapnya.
“Kami berencana memanfaatkan lahan sekolah untuk edukasi pertanian dan kewirausahaan agar anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, tidak malas, dan siap menjadi pengusaha yang justru membuka lapangan kerja baru,” tegas Dadang Supriatna.
Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bandung, Dadang Komara, menjelaskan bahwa GBK Bedas Digital dirancang sebagai ekosistem layanan yang inklusif dan adaptif.
“Layanan ini mengintegrasikan pencari kerja, industri, dan lembaga pelatihan dalam satu wadah. Untuk tahap awal, GBK akan hadir di 8 kecamatan strategis, yaitu Banjaran, Katapang, Baleendah, Majalaya, Rancaekek, Cicalengka, Cimenyan, dan Cileunyi,” jelas Dadang Komara.
Saat ini, GBK Bedas Digital telah mengelola potensi yang signifikan, meliputi, 300 perusahaan mitra, 4.500 lebih lowongan Pekerjaan hingga 15.000 pencari kerja terdaftar.
Bersamaan dengan peluncuran ini, diselenggarakan pula Bursa Kerja yang menyediakan lebih dari 300 lowongan bagi lulusan SMP hingga Perguruan Tinggi.
Lebih lanjut, Dadang Komara menegaskan masyarakat Kabupaten Bandung kini tidak perlu jauh-jauh mencari informasi lowongan kerja.
Seluruh informasi pelatihan, magang, dan loker dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi SIAPkerja di ponsel masing-masing atau mengunjungi pojok digital di kantor kecamatan setempat.
“Kami berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dan memastikan keberlanjutan layanan ini agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat hingga ke tingkat wilayah,” tutup Dadang Komara.**
![]()