Polisi bersama Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Empat Remaja yang Tersesat di Tebing Keraton
Krismanto - 15 Juli 2025

Breaking News:
Jalankan Instruksi Gubernur, Bapenda Kabupaten Bandung Pastikan Penghapusan Denda Pajak
Dorong UMKM Naik Kelas, Alfamart Gaungkan Inisiatif UMKM Tumbuh Bersama
Gelar Gerakan Pangan Murah di Polsek Majalaya, 10 Ton Beras Ludes Terjual
Disnaker Kabupaten Bandung Gelar Job Fair di Cangkuang, Tawarkan Ratusan Lowongan Kerja
Krismanto - 15 Juli 2025
TOP JABAR – Sempat tersesat di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda, Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung (Tebing Keraton), empat remaja akhirnya berhasil ditemukan selamat pada Selasa (15/7/2025) sore.
Mereka ditemukan setelah tim gabungan melakukan pencarian intensif selama lebih dari empat jam.
Keempat remaja yang tersesat tersebut adalah Arkan (17), Fahmi (20), Celin (18) dan Praneeta (19) dari Asrama ITB Cisitu. Semuanya merupakan warga Kota Bandung.
Kronologi Kejadian
Kapolsek Cimenyan, Kompol Deni Rusnandar yang memimpin pencarian tersebut mengatakan pihaknya mendapatkan laporan bahwa ada empat orang yang terjebak di kawasan Tebing Keraton dan keempatnya masuk ke Tahura Ir. H. Djuanda melalui Pintu 1 sekitar pukul 12.00 WIB.
“Tujuan awal mereka adalah menuju Curug Omas Maribaya. Setelah dari Curug Omas, mereka berniat pulang melalui Tebing Keraton. Namun, setelah menyeberangi jembatan bambu dan masuk ke area hutan, mereka justru tersesat,” ujar Kompol Deni melalui pesan singkat.
Deni menambahkan pencarian terhadap keempat remaja ini dimulai sekitar pukul 12.00 WIB hingga 16.30 WIB.
Tim gabungan yang terdiri dari polisi, Ketua Balai Tahura Ir. H. Djuanda, Kasubag Polhut, dan staf Tahura, serta didukung oleh Damkar Kota Bandung dan PMI Kota Bandung, segera bergerak menyisir area hutan.
“Mereka ditemukan di kawasan Hutan Batu Bilik, tepatnya di bawah Cadas Cikiih Kuda, Kampung Ciharegem, RW 10, Desa Ciburial,” sambungnya.
Meskipun dalam keadaan selamat, salah satu dari mereka dilaporkan mengalami luka lecet di lutut akibat merangkak saat tersesat.
Setelah ditemukan, mereka langsung dievakuasi dan dibawa ke Kantor Balai Tahura Ir. H. Djuanda untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.**