PT MBK Ventura Berikan CSR Tong Sampah dan Literasi Keuangan di Kecamatan Cimanggung Sumedang
Krismanto - 23 Desember 2025

Breaking News:
Ali Syakieb Pilih Bekerja Senyap: Santuni Warga dan Beri Semangat Anak Panti Asuhan
Bio Farma Salurkan Bantuan Logistik dan Vaksinasi Tetanus untuk Korban Longsor Cisarua
BRI Salurkan Bantuan Lanjutan TJSL Tanggap Darurat Bencana untuk Penyintas Longsor Cisarua
Publik Kaget! Pola Makan Warga Kota Disebut Menteri LH Sebabkan Longsor Bandung Barat
Krismanto - 23 Desember 2025

TOP JABAR – PT Mitra Bisnis Keluarga (MBK) Ventura Cabang Cimanggung wilayah Sumedang Selatan Region 8, berikan CSR kepada seluruh desa di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.
Adapun CSR yang diberikan PT MBK Ventura kepada seluruh desa di Kecamatan Cimanggung, yakni berupa tong sampah dan pot bunga sebagai kepedulian terhadap lingkungan.
Diketahui, CSR PT MBK Ventura ini bertema mendorong kemandirian finansial dan kepedulian lingkungan. Sengaja digelar PT MBK Ventura Region 8, untuk masyarakat Kecamatan Cimanggung yang berkelanjutan.
Supervisor PT MBK Ventura Sumedang Selatan, Rina Marliana menuturkan, selain menekankan pentingnya peningkatan kemandirian finansial, kegiatan pun digelar untuk mengajak masyarakat agar peduli terhadap lingkungan, sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.
“Dengan mengintegrasikan aspek ekonomi dan lingkungan, diharapkan masyarakat Cimanggung dapat tumbuh lebih mandiri, sehat, dan berdaya saing secara berkelanjutan,” tuturnya, Selasa (23/12).
Kegiatan CSR dan literasi keuangan ini, ujar Rina, merupakan bagian dari komitmen PT MBK Ventura dalam mendukung peningkatan pemahaman masyarakat, terhadap pengelolaan keuangan yang sehat dan bertanggung jawab.
“Kami meyakini bahwa literasi keuangan memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, khususnya dalam perencanaan keuangan, pengelolaan usaha, serta pemanfaatan pembiayaan secara bijaksana,” ujarnya.
Selain pemberian literasi keuangan, PT MBK Ventura juga dalam kegiatannya sekaligus gelar CSR penyaluran tong sampah, yang turut dilaksanakan sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Kami berharap fasilitas yang diberikan dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” beber Rina.
“Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, kami juga menyerahkan lima pot tanaman kepada pihak Kecamatan Cimanggung,” lanjutnya.
Rina menilai, pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga harus sejalan dengan kepedulian sosial dan lingkungan.
Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus hadir dan berkontribusi secara positif di tengah-tengah masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Kecamatan Cimanggung. Semoga sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan di masa yang akan datang,” tutup Rina.
Dalam kegiatan CSR yang dilakukan, PT MBK Ventura juga memberikan literasi keuangan, kepada masyarakat agar dapat mengelola finansial secara cerdas dan bertanggung jawab.
Asisten Regional Manager PT MBK Ventura Region 8, Tuti Alawiyah mengatakan, pihaknya membuka lebar peluang para ibu-ibu rumah tangga supaya dapat mendorong peningkatan ekonomi, serta bisa mengelola keuangan dengan cerdas.
“Pengajuan pinjaman bisa diberikan dengan beberapa syarat, di antaranya berkelompok 15 orang dan dana yang dipinjam peruntukan untuk usaha,” katanya.
Tuti menyampaikan, literasi keuangan ini merupakan bagian dari komitmen pihaknya, dalam mendukung peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yang sehat dan bertanggung jawab.
“Tentu pengajuan pun bukan sebatas administratif, kita selektif dengan memeriksa BI Checking termasuk perlunya izin dari suami,” tukasnya.
Sementara itu, Camat Cimanggung, Agus Wahyudin memaparkan, agar masyarakat terkhususnya ibu rumah tangga, dapat mengelola keuangan secara bijak.
“Jika ingin mengajukan pinjaman, kemana pun agar utamanya bukan digunakan untuk konsumtif, melainkan untuk modal usaha,” paparnya.
“Tujuannya, supaya cicilan dapat berputar, tidak bingung untuk mengembalikan pinjaman. Jadi pengelolaan keuangan memang perlu dipahami dan diaplikasikan secara bijak,” pungkas Agus.**
![]()