Anggota DPR RI Rajiv Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Empat Pilar di Bandung Barat
Krismanto - 8 Desember 2025

Breaking News:
Ali Syakieb Pilih Bekerja Senyap: Santuni Warga dan Beri Semangat Anak Panti Asuhan
Bio Farma Salurkan Bantuan Logistik dan Vaksinasi Tetanus untuk Korban Longsor Cisarua
BRI Salurkan Bantuan Lanjutan TJSL Tanggap Darurat Bencana untuk Penyintas Longsor Cisarua
Publik Kaget! Pola Makan Warga Kota Disebut Menteri LH Sebabkan Longsor Bandung Barat
Krismanto - 8 Desember 2025

TOP JABAR – Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rajiv, menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (8/12/2025).
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang penyampaian materi kebangsaan, tetapi juga ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat setempat.
Dalam paparannya, Rajiv yang juga anggota Komisi IV DPR RI menekankan pentingnya pemahaman Empat Pilar Kebangsaan sebagai landasan menjaga persatuan di tengah keberagaman. Empat Pilar Kebangsaan yang dimaksud meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Menurut Rajiv, derasnya arus informasi dan perubahan sosial saat ini berpotensi mengikis nilai-nilai kebangsaan jika tidak disikapi dengan pemahaman yang kuat. Ia menilai, penguatan ideologi Pancasila dan semangat kebangsaan harus terus dilakukan, terutama di tingkat masyarakat akar rumput.
“Sosialisasi ini penting agar masyarakat tidak hanya mengenal Empat Pilar secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga toleransi dan kerukunan,” kata Rajiv.
Rajiv pun menegaskan komitmennya untuk terus turun ke masyarakat guna mendengar aspirasi sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Ia berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat Padalarang semakin memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Salah seorang peserta, Asep (45), warga Padalarang, mengaku sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan memberikan pemahaman baru, terutama terkait pentingnya menjaga persatuan di lingkungan masyarakat.
“Selama ini kami tahu Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, tapi lewat kegiatan seperti ini jadi lebih paham bagaimana penerapannya di kehidupan sehari-hari, terutama dalam menyikapi perbedaan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Siti (38), warga lainnya, yang berharap kegiatan serupa bisa rutin dilakukan. Menurutnya, dialog langsung dengan anggota DPR RI memberi kesempatan warga untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mendapatkan pemahaman kebangsaan secara langsung.
“Bagus kalau sering ada kegiatan seperti ini. Kami bisa bertanya langsung dan merasa lebih diperhatikan,” katanya.
Selain penyampaian materi, sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan juga diisi sesi diskusi dan tanya jawab. Sejumlah warga menyampaikan aspirasi terkait persoalan sosial, ekonomi, hingga harapan terhadap peran wakil rakyat di daerah pemilihan mereka.
![]()