Humaira: PKB Jabar komitmen Beri ruang untuk Generasi Muda
Krismanto - 12 Juli 2025

Breaking News:
Ali Syakieb Pilih Bekerja Senyap: Santuni Warga dan Beri Semangat Anak Panti Asuhan
Bio Farma Salurkan Bantuan Logistik dan Vaksinasi Tetanus untuk Korban Longsor Cisarua
BRI Salurkan Bantuan Lanjutan TJSL Tanggap Darurat Bencana untuk Penyintas Longsor Cisarua
Publik Kaget! Pola Makan Warga Kota Disebut Menteri LH Sebabkan Longsor Bandung Barat
Krismanto - 12 Juli 2025

TOP JABAR – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat menegaskan kembali komitmennya untuk terus membuka ruang dan peluang seluas-luasnya bagi generasi muda agar dapat berpartisipasi aktif dalam dunia politik dan pembangunan bangsa.
Hal ini diungkapkan Humaira Zahrotun Noor dan Ujang Asyari sebagai tim Adhoc DPW PKB Jawa Barat dalam Rapat Kordinasi Pra Musancab dan Musancab PKB antara Tim Adhoc DPW PKB Jawa Barat dengan DPC PKB Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang fokus pada penataan dan regenerasi struktur partai serta kaderisasi.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKB, Humaira, menyoroti pentingnya langkah-langkah ini dalam memastikan keberlanjutan dan relevansi partai di masa depan.
Menurutnya, rapat koordinasi ini merupakan upaya krusial untuk meningkatkan kinerja partai, mengembangkan kemampuan kader, menjamin keberlanjutan partai, dan meningkatkan partisipasi masyarakat.
“Regenerasi struktur partai memungkinkan PKB Jawa Barat untuk memperbarui kepemimpinan dan meningkatkan kemampuan kader dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,” ujar Humaira. Sabtu, 12 Juli 2025.
Humaira menambahkan bahwa program kaderisasi juga menjadi fondasi penting untuk mengembangkan potensi dan pengetahuan kader, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi pemimpin yang efektif dan berdaya saing.
PKB meyakini bahwa dengan memberikan wadah bagi generasi muda, partai tidak hanya akan mendapatkan energi baru, tetapi juga gagasan-gagasan inovatif yang vital untuk kemajuan daerah dan bangsa.
Komitmen ini sejalan dengan visi partai untuk menjadi agen perubahan yang responsif terhadap dinamika sosial dan kebutuhan masyarakat.
“Harapan saya bisalah kita merekrut para perempuan yang memang mau berkeinginan mereka mau berada di partai dengan arah perjuangan kedepannya seperti apa,” pungkasnya.**
![]()