Geger ! Warga Cimekar Temukan Benda Keras Diduga Mortir Aktif
Krismanto - 18 Januari 2022

Breaking News:
Ali Syakieb Pilih Bekerja Senyap: Santuni Warga dan Beri Semangat Anak Panti Asuhan
Bio Farma Salurkan Bantuan Logistik dan Vaksinasi Tetanus untuk Korban Longsor Cisarua
BRI Salurkan Bantuan Lanjutan TJSL Tanggap Darurat Bencana untuk Penyintas Longsor Cisarua
Publik Kaget! Pola Makan Warga Kota Disebut Menteri LH Sebabkan Longsor Bandung Barat
Krismanto - 18 Januari 2022

Top Jabar, Cileunyi – Warga Kampung Pasirkawung Rt 06 Rw 06, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung digegerkan dengan temuan mortir masih aktif di pinggir Kolam ikan oleh H. Udin (48). Selasa (18/01/2022)
Terkait penemuan mortir dengan panjang sekitar 40 cm dan berdiameter sekitar 10 cm dengan kondisi sudah berkarat tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Cileunyi. Kapolsek Cileunyi Polresta Bandung Kompol Wahyo, S.H. bersama dengan Anggotanya langsung meluncur ke lokasi ditemukannya mortir untuk dilakukan pengamanan dikhawatirkan mortir tersebut masih aktif dan membahayakan keselamatan jiwa orang lain.
Petugas langsung memasang garis polisi dan melaporkan ke Gegana Brimob Polda Jabar. Kapolsek Cileunyi Kompol Wahyo, S.H. didampingi Camat Cileunyi Solihin, S.Sos, Kades Cimekar Iwan Darmawan dan Kanit Reskrim Ipda Agus Birawanto, S.H., M.H. berada di lokasi.
“Penemuan sebuah mortir tersebut, saat pemilik kolam H. Udin mau membetulkan pipa paralon di pinggir kolam miliknya,” kata Wahyo.
Siang itu, terang Wahyo, Ba’da Jum’at Pemilik kolam H. Udin beranjak ke kolam miliknya untuk membetulkan pipa paralon di pinggir kolam. “Saat mencangkul tanah, dibawah pohon duren, cangkulnya menyentuh barang mencurigakan. Setelah diperiksa ternyata mortir. H. Udin pun segera lapor ke Kades, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Cimekar.
Anggota tim Gegana Brimob Polda Jabar akhirnya turun tangan dengan mengamankan mortir tersebut. Selanjutnya, mortir hasil temuan tersebut dibawa ke sebuah lembah yang berada di Kampung Garung, pinggir TPU Cikoneng Desa Cibiruwetan untuk diledakan dan dijinakan.
Saat mortir tersebut dibawa ke lembah oleh 4 anggota Gegana, sejam kemudian terdengar suara ledakan cukup keras. Dan ternyata suara itu dari mortir yang diledakan.
“Mortir tersebut masih aktif dan sangat membahayakan. Mortir jenis 90 ini peninggalan lama. Kita jinakan dengan diceraiberaikan atau diledakan,” kata AKP Sanhaji, dari tim Gegana Polda Jabar yang memimpin dalam peledakan mortir tersebut didamping Kapolsek Cileunyi, Kompol Wahyo, ketika di konfirmasi usai menjinakan mortir tersebut.
![]()