RSUD Majalaya Berikan Klarifikasi Terkait Tewasnya Pegawai Cleaning Service
Krismanto - 5 Januari 2026

Breaking News:
Cucun Ahmad Syamsurijal Dorong Tradisi Agustusan untuk Edukasi Nasionalisme Gen Alpha
Warga Bandung Protes Lapangan Padel Berisik hingga Malam, Farhan Siapkan Aturan Jam Operasional
LBH PUI Desak Polrestabes Bandung Bertindak Profesional dan Transparan
KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Madura, Sekitar 250 Penumpang Dievakuasi
Krismanto - 5 Januari 2026

TOP JABAR – Kasus pembunuhan pegawai cleaning service di RSUD Majalaya, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung membuat geger seluruh tenaga medis hingga pejabat tinggi pihak rumah sakit.
Peristiwa maut tersebut terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2026 malam. Dimana seorang pegawai cleaning service Fikri Ardiansyah ditemukan tewas bersimbah darah di salah satu ruangan di Lantai 2 RSUD Majalaya, diduga korban dibunuh oleh Rendi alias Sambo.
Menanggapai hal tersebut, pihak RSUD Majalaya memberikan klarifikasi. Wadir Umum RSUD Majalaya, Agus Heri Zukari menegaskan, pelaku bukan karyawan dari rumah sakit, melainkan koordinator outsourcing jasa layanan cleaning service.
Wakil Direktur RSUD Majalaya, Agus Heri Zukari menegaskan pelaku pembunuhan pegawai cleaning service bukan karyawan rumah sakit.
“Ini memang ada kesimpangsiuran, karena kejadian yang lokusnya ada di kita dan mungkin baik lokus pekerjaan dan juga lokus kejadian,” ujar Agus saat ditemui awak media di RSUD Majalaya. Senin, 5 Januari 2026.
“Tapi mungkin untuk kali ini saya akan jelaskan bahwa kejadian kemarin itu pelaku bukanlah karyawan rumah sakit, tapi petugas dari outsourcing penyedia jasa yang mengerjakan pembersihan disini,” jelasnya.
Agus menambahkan kasus ini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian Polresta Bandung.
“Kronologis sedang dalam penyelidikan pihak kepilisian, rekan-rekan media bisa langsung ke Polresta Bandung,” tuturnya.
“Kemarin samapi jam 3 lebih sore baru beres melakukan penyelidikan, kami belum mendapat motif tersebut,” pungkasnya.**
![]()