Rumah Aspirasi Kang Cucun Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir Bojong Keusik Majalaya
Krismanto - 12 Februari 2026

Breaking News:
Rumah Aspirasi Kang Cucun Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir Bojong Keusik Majalaya
Menjaga Nyala Tradisi, Kisah Lampu Gentur Menembus Batas Zaman
Refleksi Hari Pers Nasional, Humaira: Pers Pilar Demokrasi dan Mitra Pembangunan Jawa Barat
BRI Dorong Pelestarian Budaya Lokal Melalui Bantuan Alat Musik kepada Komunitas Seni Sukabumi
BPMU Dialihkan ke Beasiswa, PKC PMII Jabar Nilai Ekosistem Sekolah Swasta Berisiko Terguncang
Krismanto - 12 Februari 2026

TOP JABAR – Rumah Aspirasi Kang Cucun bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga Kampung Bojong Keusik, Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, yang terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah.
Banjir yang terjadi akibat luapan sungai tersebut mengakibatkan ratusan kepala keluarga (KK) terdampak. Sebagian warga terpaksa mengungsi ke rumah sanak saudara karena rumah mereka terendam air dan dipenuhi lumpur.
Bantuan yang disalurkan Rumah Aspirasi Kang Cucun berupa paket sembako untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak banjir.
Penyaluran dilakukan langsung ke lokasi terdampak sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Perwakilan Rumah Aspirasi Kang Cucun, Habibi Malik Muhammad, mengatakan bantuan ini merupakan langkah awal untuk meringankan beban warga yang kehilangan kenyamanan dan aktivitas sehari-hari akibat banjir bandang tersebut.
“Rumah Aspirasi Kang Cucun hadir untuk membantu warga terdampak. Bantuan yang kami berikan berupa sembako agar bisa sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat yang saat ini sedang kesulitan,” ujar Habibi, Kamis (12/2/2026).
Menurutnya, banjir tidak hanya merendam rumah penduduk, tetapi juga membawa material seperti lumpur, bambu, kayu, hingga rongsokan yang menutup akses jalan lingkungan. Kondisi tersebut menyulitkan mobilitas warga serta proses pembersihan pascabanjir.
“Air bah membawa lumpur dan material lainnya hingga menutup jalan-jalan kampung. Warga kesulitan beraktivitas dan membersihkan rumah mereka,” katanya.
Habibi menambahkan, ke depan pihaknya akan mendorong pemerintah agar memberikan perhatian lebih kepada para korban banjir, terutama warga yang rumahnya mengalami kerusakan cukup parah.
“Kami berharap pemerintah bisa membantu meringankan beban korban banjir, khususnya warga yang rumahnya rusak. Tidak hanya bantuan logistik, tapi juga perhatian pada pemulihan pascabencana,” ucapnya.
Selain itu, Rumah Aspirasi Kang Cucun juga meminta pemerintah segera melakukan perbaikan terhadap tanggul Sungai Cisunggalah yang jebol agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Kami sangat berharap pemerintah segera memperbaiki tanggul yang jebol. Ini penting agar banjir tidak kembali menimpa warga Bojong Keusik dan sekitarnya,” tegas Habibi.
Warga setempat menyambut baik bantuan yang diberikan. Mereka mengaku sangat terbantu, mengingat sebagian besar masih membersihkan rumah dari lumpur dan belum bisa kembali beraktivitas secara normal.
Sejumlah warga mengatakan banjir datang secara tiba-tiba pada malam hari sehingga banyak barang rumah tangga yang rusak dan tidak sempat diselamatkan. Hingga kini, sebagian warga masih memilih mengungsi ke rumah kerabat karena kondisi rumah belum layak huni.
![]()