Bupati Bandung Salurkan Bantuan Sembako dan BPJS Ketenagakerjaan Kepada Pengemudi Ojeg Pangkalan
Krismanto - 9 Februari 2024

Breaking News:
Wakil Ketua DPR RI Puji Transformasi Lahan Desa Sukamenak: Bukti Nyata APBN Membangun dari Desa
Waspada Lonjakan Harga, Cucun Ahmad Syamsurijal Desak Pemkab Bandung Proaktif Kendalikan Inflasi
Grand Final Duta Pajak 2026 Kabupaten Bandung, Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak Daerah
Kasus Emeralda Resort Memanas! Pengembang Akui Tuntutan Baru dari Konsumen
Janji Tinggal Janji, Ratusan Pembeli Perumahan Emeralda Resort Merasa Tertipu
Krismanto - 9 Februari 2024

TOP JABAR – Bentuk kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyalurkan bantuan sembako dan BPJS Ketenagakerkaan.
Bantuan sembako dan BPJS Ketenagakerjaan tersebut disalurkan kepada 10.881 pengemudi ojeg pangkalan se-Kabupaten Bandung di halaman Kantor Bupati Bandung. Jumat, 9 Februari 2024.
“Ini yang kedua kalinya saya memberikan perhatian kepada seluruh pengemudi ojeg pangkalan se-Kabupaten Bandung,” Kang DS sapaan akrab Bupati Bandung.
Kang DS menjelaskan anggaran bantuan ini berasal dari insentif hasil kinerja pemerintah daerah Kabupaten Bandung.
“Alhamdulilah Kabupaten Bandung dua tahun berturut-turut mendapatkan insentif kinerja,” ujarnya.
“Tahun 2022 kita mendapatkan hampir Rp.17 miliar dan 2023 kita mendapatkan hampir Rp.26 miliar,” jelasnya.
Tentunya insentif tersebut disebar kebeberapa komponen, diantaranya guru, ojeg pangkalan, guru ngaji, budayawan dan seniman.
“Nanti sore kita juga akan berikan kepada guru ngaji dan budayawan, seniman se-Kabupaten Bandung,” tuturnya.
“Sehingga bagi yang pekerja rentan, kita memang prioritaskan dan tentunya bukan ini saja, bantuan ini diberikan juga kepada warga masyarakat yang rawan pangan,” ujar Kang DS.
Kang DS menjelaskan bantuan sembako yang diberikan ini dalam rangka menjaga inflasi, dimana saat ini harga beras melonjak tinggi.
“Harga beras itu hampir 16ribu per kilo, tentunya kita berikan berupa beras dan minyak goreng,” katanya.
Adapun manfaat BPJS Ketenagaakerjaan yang diterima oleh pengemudi ojeg pangkalan adalah apabila mengalami kecelakaan, maka akan di cover oleh BPJS.
“Kedua kalau meninggal dunia ahli warisnya akan mendapatkan jaminan kematian Rp.42juta,” ujanya.
“Intinya saya doakan semua panjang umur dan selamat selama diperjalanan sehingga bisa memberikan rejeki untuk keluarganya,” pungkas Kang DS.***
![]()