Kunjungi Kerumah Korban Pembunuhan di Pacet, Bupati Bandung: Jangan Ada Dendam Atar Keluarga
Roel - 5 Agustus 2024

Breaking News:
Dugaan VCS Terbongkar, Clara Shinta Klaim Suami Bawa Senjata Api saat Bertengkar
Kajari Karo Minta Maaf di DPR, Kasus Amsal Sitepu Berujung 5 Rekomendasi Tegas
Guru Didorong Jadi Pengawas MBG, Bupati Karawang Beri Perlindungan
Versi Berbeda soal CCTV, KPK Dibantah Kuasa Hukum Ono Surono
KPK: CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Keluarga Saat Penggeledahan
Roel - 5 Agustus 2024

TOP JABAR – Sebagai bentuk rasa belasungka atas meninggalnya Irma Novitasari korban pembunuhan sadis oleh suami, Bupati Bandung Dadang Supriatna melakukan takziah dirumah duka di Kampung Ciburial, Desa Sukarame, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung. Senin, 5 Agustus 2024.
Terkait kunjungannya tersebut, dirinya dikagetkan dengan situasi dan kondisi Pacet. Dimana telah ditemukan kuburan korban pembunuhan yang terjadi di Kampung Babakan, Desa Pangauban, Kecamatan Pacet pada Rabu, 31 Juli 2024.
“Saya berturut berduka cita, saya doakan semoga almarhumah khusnul khotimah,” katanya seusai takziah.
“Karena kapanpun, ini kejadian bisa saja datang walaupun orang tersebut baik. Belum tentu kita juga seperti apa, tapi yang jelas kita harus tingkatkan keimanan dan takwa,” ujarnya.
Dari peristiwa ini, ia pun meminta jangan sampai ada konflik horizontal antara keluarga korban dengan keluarga pelaku.
“Ini merupakan taksi yang tentunya segala sesuatunya ada proses hukum. Yang saat ini pak kapolresta sedang menanganinya,” tuturnya.
“Tidak usah terlalu gimana, yang jelas pak kapolresta sudah menanganinya secara profesional. InsyaAllah sudah sesuai proses hukum bahwa pelaku sudah dalam proses sesuai dengan perundang-undangan,” jelasnya.
Selain itu, dirinya juga akan terus memantau kasus tersebut. Karena Pemda dan kepolisian terus berkomunikasi.
“Iya nanti, pak kades, bu kades akan terus mantau minta terus bimbingan kepada pak Kaolresta dan pengadilan, bahwa satu proses hukum ini tetap berjalan,” ujarnya.
“Saya titipkan disini jangan sampai ada dendam antara keluarga, karena pak kapolresta sedang menanganinya, saya tidak mau,” pungkasnya.***
![]()