Waspadai Risiko Musim Kemarau, Pemkab Bandung Ambil Langkah Preventif
Roel - 2 September 2024

Breaking News:
Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Ditangkap Jajaran Polda Jabar
Kasus Penyekapan 3 Tahun di Bandung, Rajiv Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku
Cerita Adik Korban Penyekapan di Cinunuk, Syahrul: Teteh Ingin Bisa Melihat Lagi
Dedi Mulyadi Pastikan Biaya Pengobatan Korban Penyekapan di Bandung Ditanggung hingga Pulih
Manfaatkan Momen CFD, BRI Tawarkan Kemudahan Transaksi Digital bagi Warga Bandung
Roel - 2 September 2024

TOP JABAR – Dalam mewaspadai musim kemarau di Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bandung mengambil langkah preventif.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Bandung Dadang Supriatna saat menggelat apel di Lapangan Upakarti, Soreang Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Senin, 2 September 2024.
Dikutip dari akun instagram @prokopimkabandung, Bupati Dadang Supriatna dalam sambutannya menyampaikan apel pagi ini bertujuan memberikan informasi dan arahan kepada seluruh ASN Kabupaten Bandung.
“Saya harap dalam menyikapi fenomena El Nino, Pemkab Bandung dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan menetapkan titik lokus yang menjadi fokus utama dalam upaya preventif,” katanya.
Kemudian bupati juga menginformasikan laporan BPBD melalui perhitungan secara normal, bahwa bulan September 2024 menjadi puncak musim kemarau atau rawan bencana kekeringan.
Wilayah terdampaknya yaitu Kecamatan Cikancung, Arjasari, Baleendah, Pameungpeuk, Pasirjambu, Paet, Cimenyan, Cangkuang, Banjaran, dan Rancaekek.
“Saya minta OPD dan aparat kewilayahan bisa lebih responsif dan peka terhadap ancaman dan risiko pada kondisi musim kekeringan saat ini,” ujarnya.
“Yang tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat tetapi juga ketidakstabilan harga bahan pokok,” sambungnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Dadang Supriatna mengapresiasi konsistensi kinerja para ASN telah berinovasi dalam penyelenggaraan pemerintah hingga menoreh berbagai penghargaan.
Memasuki pelaksanaan Pilkada 2024, ia mengimbau seluruh ASN untuk tetap menjaga netralitas dalam seluruh tahapan pemilihan.
“Netralitas kita sebagai ASN adalah kunci untuk menjaga integritas dan kredibilitas lembaga pemerintahan,” tegasnya.***
![]()