Update Banjir di Sumatera: 533 Korban Jiwa, 504 Orang Hilang
Roel - 2 Desember 2025

Breaking News:
Wakil Ketua DPR RI Puji Transformasi Lahan Desa Sukamenak: Bukti Nyata APBN Membangun dari Desa
Waspada Lonjakan Harga, Cucun Ahmad Syamsurijal Desak Pemkab Bandung Proaktif Kendalikan Inflasi
Grand Final Duta Pajak 2026 Kabupaten Bandung, Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak Daerah
Kasus Emeralda Resort Memanas! Pengembang Akui Tuntutan Baru dari Konsumen
Janji Tinggal Janji, Ratusan Pembeli Perumahan Emeralda Resort Merasa Tertipu
Roel - 2 Desember 2025

TOP JABAR, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi kabar terbaru dari dampak bencana banjir bandang-tanah longsor yang melanda 3 provinsi di Sumatra, yaitu Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh di pekan akhir bulan November 2025.
Melansir laman CNBC, data Rekapitulasi Terdampak Bencana yang ditampilkan Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Sumatera Tahun 2025, tercatat jumlah korban meninggal bertambah menjadi 533 orang. Data ini dikutip pukul 16:58 WIB, Senin (1 Desember 2025).
Jumlah korban meninggal bertambah dari data beberapa jam sebelumnya yang dibagikan BNPB pada hari yang sama pukul 04:12 WIB, dengan jumlah korban meninggal 442 orang dan 402 orang hilang
Terkonfirmasi, ratusan orang juga masih dilaporkan hilang akibat banjir dahsyat disertai bencana tanah longsor itu, dengan data sementara mencapai 504 orang.
Baca Juga :
Bupati Bandung Desak Proses Hukum Pengrusakan Kebun Teh di Pangalengan
Selain itu dilaporkan, sekitar 2.500 warga mengalami luka dan 553.900-an mengungsi. Bencana ini memicu dampak terhadap sekitar 1,4 juta orang penduduk di Sumatra Utara, Aceh, sampai Sumatra Barat, tersebar di 48 kabupaten/ kota terdampak.
Dilaporkan, sekitar 3.300 unit rumah resak berat, 4.100-an unit rusak sedang, dan ada 20.700-an unit lainnya mengalami rusak ringan. Tercatat 204 unit fasilitas pendidikan rusak dan 270 unit jembatan rusak.
Hingga saat ini dilaporkan, upaya-upaya pencarian korban hilang dan pemulihan infrastruktur masih terus berlangsung.* [red]
![]()