Dadang Supriatna Kecam Keras Penahanan Relawan Asal Cicalengka oleh Tentara Israel
Krismanto - 21 Mei 2026

Breaking News:
Dadang Supriatna Kecam Keras Penahanan Relawan Asal Cicalengka oleh Tentara Israel
RSUD Otista Soreang Buka Suara Terkait Video Viral Pelayanan IGD
Daftar Mobil yang Disebut Tak Lagi Bisa Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026
Luncurkan SPMB 2026/2027, Pemkab Bandung Targetkan Pemerataan Akses dan Penguatan Calistung
Krismanto - 21 Mei 2026

TOP JABAR – Pemerintah Kabupaten Bandung bereaksi keras atas insiden penahanan seorang jurnalis sekaligus relawan kemanusiaan asal Cicalengka, Kabupaten Bandung, oleh tentara pertahanan Israel (IDF) di Jalur Gaza beberapa hari lalu.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, secara terbuka menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam tindakan sewenang-wenang yang dilakukan oleh pihak militer zionis tersebut.
Ia menilai penahanan terhadap warga negaranya yang sedang mengemban misi kemanusiaan adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan.
”Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung sangat prihatin dan juga mengecam keras tindakan IDF atau Zionis yang menahan warga Kabupaten Bandung. Mereka di sana sedang melaksanakan kegiatan kemanusiaan di Jalur Gaza,” ujar Dadang Supriatna saat memberikan keterangan kepada awak media. Kamis, 21 Mei 2026.
Merespons kabar yang beredar luas di berbagai media sejak kemarin, Bupati yang akrab disapa Kang DS ini bergerak cepat. Ia langsung memerintahkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung untuk mendatangi dan mendampingi keluarga korban yang berada di Cicalengka.
Langkah ini diambil guna memastikan kondisi pihak keluarga serta mengumpulkan informasi valid mengenai kronologi penahanan warga asli Kabupaten Bandung tersebut.
Selain melakukan langkah taktis di daerah, Dadang Supriatna juga menyerukan aksi solidaritas kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bandung untuk memanjatkan doa bersama demi keselamatan korban.
“Kami mengajak seluruh warga Kabupaten Bandung mendoakan agar korban yang ditahan tanpa alasan yang jelas tersebut segera dibebaskan dan dilindungi keselamatannya,” tuturnya.
“Kami juga memohon dan mengusulkan kepada Pemerintah Pusat, khususnya Presiden Republik Indonesia, agar segera turun tangan menggunakan jalur diplomatik guna membantu pembebasan warga Cicalengka tersebut agar bisa kembali ke tanah air,” jelasnya.
”Ini tindakan penculikan yang tidak jelas alasannya. Kami berharap Bapak Presiden dan pemerintah pusat bisa membantu warga kami agar bisa segera kembali lagi ke Indonesia, khususnya ke Kabupaten Bandung, dan kembali beraktivitas sebagaimana mestinya,” pungkas Bupati Bandung.
Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkoordinasi dengan otoritas terkait di tingkat pusat untuk memantau perkembangan kondisi relawan tersebut di Jalur Gaza.**
![]()