Seperti Pejabat VIP, Anggota BPK Gadungan Tipu Ratusan Juta Rupiah
Roel - 13 Januari 2022

Breaking News:
Jalankan Instruksi Gubernur, Bapenda Kabupaten Bandung Pastikan Penghapusan Denda Pajak
Dorong UMKM Naik Kelas, Alfamart Gaungkan Inisiatif UMKM Tumbuh Bersama
Gelar Gerakan Pangan Murah di Polsek Majalaya, 10 Ton Beras Ludes Terjual
Disnaker Kabupaten Bandung Gelar Job Fair di Cangkuang, Tawarkan Ratusan Lowongan Kerja
Roel - 13 Januari 2022
Top Jabar, Cimahi – Mengaku sebagai Kepala Audit Fungsional Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat, warga Bandung ini harus berurusan dengan polisi. Pelaku bernama Fikri Hidayat (27) ini berhasil melakukan penipuan hingga mengeruk keuntungan hingga ratusan juta rupiah diringkus Unit Reskrim Polres Cimahi.
Penipuan ini terungkap setelah pelaku bernama Fikri Hidayat dilaporkan korban yang telah ditipu ratusan juta rupiah.
Dalam aksinya, Fikri nampak percaya diri, berpenampilan perlente untuk meyakinkan korbannya. Dia juga dikenal dingin dan mahir mengelabui petugas kepolisian.
Dengan mengendarai mobil mewah, berpakaian batik dan tanda pengenal BPK, dia leluasa mengelabui siapa saja. Bahkan, perjalanan pelaku ini mendapat pengawalan khusus di Cirebon pada 21 September 2021 tak ubahnya pejabat VIP.
Baca Juga :
Polisi Ungkap Penipuan Lewat Email Bisnis Yang Gasak Uang Korban Rp 276 Miliar
Bahkan pria 30 tahun ini gaya bicaranya terkesan tegas di depan petugas. Kepada para korbannya, dia menawarkan pekerjaan maupun proyek lainnya.
Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan mengaku, pelaku hampir setiap hari memakai batik bertuliskan dan berlogo BPK. Penampilannya semakin meyakinkan dengan tanda penganal BPK yang dikenakan saat bertemu para korbannya.
“Aksinya dilakukan door to door ke setiap instansi, baik provinsi maupun kabupaten dengan mengiming-imingi bisnis yang menggiurkan maupun hal lain yang bisa dibantu. Termasuk urusan pekerjaan,” katanya.
Imron menambahkan, pelaku berhasil menggondol uang ratusan juta rupiah. Setelah bawa uang, ternyata nomor telepon dan Whatsapp (WA) tidak bisa dihubungi lagi.
“Dari situlah kejahatan ini terbongkar. Korban melapor kami dan pelaku berhasil ditangkap di kontrakannya, wilayah Kecamatan Andir, Kota Bandung,” pungkasnya.*