Libur Tahun Baru, Jalur Arah Lembang Macet, Petugas Terapkan Rekayasa One Way
Roel - 1 Januari 2022

Breaking News:
Dugaan VCS Terbongkar, Clara Shinta Klaim Suami Bawa Senjata Api saat Bertengkar
Kajari Karo Minta Maaf di DPR, Kasus Amsal Sitepu Berujung 5 Rekomendasi Tegas
Guru Didorong Jadi Pengawas MBG, Bupati Karawang Beri Perlindungan
Versi Berbeda soal CCTV, KPK Dibantah Kuasa Hukum Ono Surono
KPK: CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Keluarga Saat Penggeledahan
Roel - 1 Januari 2022

Top Jabar, Lembang – Libur Tahun Baru yang bertepatan dengan akhir pekan membuat sejumlah ruas jalan di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terpantau padat, Sabtu (1/1/2022). Bahkan kemacetan cukup panjang terjadi di kawasan Lembang baik dari arah Setiabudi Bandung maupun dari arah Kota Cimahi karena banyaknya kendaraan dari luar daerah yang masuk ke Lembang.
Titik kemacetan seperti terjadi di Jalan Raya Lembang, Jalan Tangkuban Parahu, Jalan Kolonel Masturi hingga sejumlah jalur alternatif menuju Lembang, seperti di jalur Punclut dari arah Bandung.
Banyak pengguna pengendara yang memilih jalan memutar lebih jauh untuk menghindari terjebak di tengah kemacetan. Tapi ada pula yang menepi lantaran kendaraannya nyaris tidak bergerak sama sekali.
Baca Juga :
Waspada, Tanjakan Naga Punclut Lembang Banyak Kendaraan Mogok
“Hari ini ada peningkatan arus kendaraan di jalur Lembang, sehingga menyebabkan kemacetan di jalur utama,” kata Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Sudirianto.
Dia menyebutkan, pada libur Tahun Baru ini terjadi peningkatan volume kendaraan antara 20-30% yang masuk ke wilayah Lembang. Untuk mengurai kepadatan, pihaknya memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah (one way).
Yakni dari pertigaan Beatrik menuju Jalan Grand Hotel dari arah Lembang, maupun menuju Bandung dan sebaliknya. Sistem satu arah ini sebagai ganti ganjil genap yang batal diberlakukan.
Sementara untuk liburan tahun baru diprediksi volume kendaraan lebih meningkat dibanding liburan Natal pekan lalu. Rata-rata warga luar daerah mengunjungi tempat wisata di kawasan Lembang dan restoran untuk wisata kuliner.
“Kami memperkirakan kondisi ini (macet) masih akan berlangsung hingga hari Minggu besok,” ujarnya.*
![]()