Diduga Dendam, Seorang Pemuda Menjadi Korban Pembacokan di Majalaya Kabupaten Bandung
Krismanto - 2 April 2024

Breaking News:
Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Ditangkap Jajaran Polda Jabar
Kasus Penyekapan 3 Tahun di Bandung, Rajiv Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku
Cerita Adik Korban Penyekapan di Cinunuk, Syahrul: Teteh Ingin Bisa Melihat Lagi
Dedi Mulyadi Pastikan Biaya Pengobatan Korban Penyekapan di Bandung Ditanggung hingga Pulih
Manfaatkan Momen CFD, BRI Tawarkan Kemudahan Transaksi Digital bagi Warga Bandung
Krismanto - 2 April 2024

TOP JABAR – Seorang pemuda menjadi korban pembacokan di wilayah Kampung Sukamenah, Desa Majakerta, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung. Selasa, 2 April 2024.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Majalaya Kompol Aep Suhendi mengatakan kejadian tersebut terjadi sekira pukul 05.30 WIB.
“Benar, kejadiannya subuh, motifnya dendam,” kata Aep.
Ia menjelaskan awal kejadian bermula saat korban FR (19) sedang tertidur di kediamannya, tiba-tiba pelaku berjumlah 5 orang datang sambil membawa senjata tajam.
“Korban saat itu sedang tidur di ruang tengah, tiba tiba dibangun oleh orang tua (saksi), setelah bangun langsung diserang oleh pelaku A dan membacok tangan kiri,” ujarnya.
“Lalu lari kekamar dan dikejar oleh pelaku lainnya A dan membacok korban dibagian kepala,” sambungnya.
Tak sampai disitu, ia menjelaskan pelaku S juga membacok korban dibagian pinggang sebelah kiri dengan menggunakan clurit.
“Sekanjutnya para pelaku di diusir dan dorong oleh ayah korban, pada saat para pelaku diluar rumah, korban lari keluar dan masuk kerumah tetangga untuk meminta pertolongan,” tuturnya.
“Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami luka bacok di bagian kepala, tangan sebelah kiri, dan perut,” ujar Aep.
Tak lama dari kejadian tersebut, pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari para saksi.
“Satu pelaku inisial A sudah kami amankan, 4 pelaku lainnya masih DPO,” kata Aep.
“Motifnya adalah para pelaku ini dendam terhadap korban,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pengembangan, serta memburu keempat pelaku yang lainnya.***
![]()