Hari Terakhir Pengamanan Piala Dunia U-17, Polresta Bandung Bagi-bagi Bunga dan Air Mineral
Krismanto - 22 November 2023

Breaking News:
Wakil Ketua DPR RI Puji Transformasi Lahan Desa Sukamenak: Bukti Nyata APBN Membangun dari Desa
Waspada Lonjakan Harga, Cucun Ahmad Syamsurijal Desak Pemkab Bandung Proaktif Kendalikan Inflasi
Grand Final Duta Pajak 2026 Kabupaten Bandung, Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak Daerah
Kasus Emeralda Resort Memanas! Pengembang Akui Tuntutan Baru dari Konsumen
Janji Tinggal Janji, Ratusan Pembeli Perumahan Emeralda Resort Merasa Tertipu
Krismanto - 22 November 2023

TOP JABAR – Pagelaran Piala Dunia U-17 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat telah berakhir.
Sebanyak 14 pertandingan sepakbola Piala Dunia U-17 telah berlangsung, dimana ada 8 negara yang bertanding di Stadion Si Jalak Harupat.
Ada yang menarik di hari terakhir pertandingan sepakbola Piala Dunia U-17, yakni sejumlah personil Polresta Bandung membagikan air mineral, permen hingga bunga mawar kepada para penonton.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan aksi humanis tersebut dilakukan sebagai bentuk terima kasih kepada para penonton yang telah tertib selama menyaksikan Piala Dunia U-17.
“Aksi humanis, dimana kita mengetahui bahwa setelah selesainya pertandingan jam 21.00 WIB masyarakat akan mengantri menaiki kendaraan,” kata Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo. Selasa, 21 November 2023 malam.
“Sehingga kami khususnya polwan-polwan Polresta Bandung memberikan bunga mawar, membagikan permen dan membagikan air mineral,” ujarnya.
Selain bagi-bagi air mineral dan bunga, pihaknya juga memfasilitasi kendaraan dinas berupa truk dan bis untuk mengangkut para penonton dari Stadion menuju kantong parkir kendaraan di Gedung Budaya Sabilulungan (GBS).
“Kendaraan dinas Polresta Bandung disiapkan untuk mengantisipasi apabila shutle bus yang disiapkan tidak dapat menampung para penonton yang akan kembali ke GBS,” tuturnya.
Ia menambahkan selama digelarnya Piala Dunia U-17 di Stadion Si Jalak Harupat, tidak ada pelanggaran tindak pidana yang dilakukan oleh para penonton.
“Semua berjalan aman, tidak ada kejadian kriminalitas pada saat penonton datang itu, situasi kendaraan juga atau lalu lintas juga lancar,” jelasnya.
“Semua koperatif, penonton memarkirkan kendaraanya di GBS dan lapangan Upakarti,” pungkasnya.***
![]()