Jalan Kawasan Sapan Bandung Tergenang Banjir Selama Hampir 10 Hari
Krismanto - 2 Desember 2024

Breaking News:
Jaga Kondusivitas Pangalengan, Kapolresta Bandung Pimpin Dialog PTPN dan Aliansi Petani
Rekonsiliasi Opsen Pajak Jadi Strategi Optimalisasi PAD Bapenda Kabupaten Bandung
Bupati Bandung Optimistis Target PAD Tercapai, Meski Kondisi Ekonomi Belum Stabil
Bukan Sekadar Upacara, Kombes Tri Suhartanto Bawa Pesan Pendidikan ke SMPN 1 Soreang
Krismanto - 2 Desember 2024

TOP JABAR – Sudah hampir 10 hari lamanya kawasan Jalan Sapan, Kabupaten Bandung, terendam banjir. Meski demikian, banyak warga yang tetap nekat melintasi jalan ini karena alternatif lain yang tersedia dianggap terlalu jauh.
Jalan ini sendiri merupakan akses utama penghubung antara Kabupaten Bandung dan Kota Bandung. Kawasan Jalan Sapan, yang terendam banjir dengan ketinggian air rata-rata 20 centimeter.
Meski kondisi ini berbahaya, masyarakat tetap memaksakan diri melintasi genangan air menggunakan sepeda motor, bahkan beberapa di antaranya berjalan kaki.
Alasan utama warga memilih tetap melintas adalah jarak tempuh jalur alternatif yang terlalu jauh dan memakan waktu lebih lama.
Namun, risiko besar mengintai mereka, seperti kerusakan kendaraan hingga bahaya terseret arus.
“Setiap hujan deras, pasti banjir. Mau nggak mau, ya harus lewat sini,” ujar Karim salah warga yang sering melintas di jalan tersebut. Senin, 2 Desember 2024.
“Kalau muter ke jalur lain bisa habis waktu satu jam lebih. Jadi mending saya paksain aja lewat sini,” jelasnya.
Jalan Sapan memang menjadi langganan banjir setiap musim hujan tiba, utamanya akibat meluapnya air yang tadinya area persawahan kini berubah menjadi danau dan buruknya sistem drainase di kawasan ini.
Banjir kali ini juga dipicu oleh curah hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Bandung dalam beberapa hari terakhir.
Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda banjir akan surut, sementara aktivitas warga terus terganggu.***
![]()