Pasar Murah di Solokanjeruk Diserbu Warga, Sembako hingga Sayuran Ludes Terjual
Krismanto - 28 November 2025

Breaking News:
Rumah Aspirasi Kang Cucun Siap Bangun Kembali Rumah Korban Tertimbun Longsor Arjasari
BRI Tanam 3.000 Pohon dan Bagikan 5.000 Paket Sembako di Bandung
Wabup Ali Syakieb Tinjau Banjir dan Longsor, 9.246 KK Terdampak di Dayeuhkolot
Subdit 2 Ditressiber Polda Jabar Tebar Kebaikan, Santuni Anak Yatim di Nagreg Jelang HUT Reserse
Kereta Khusus Petani dan Pedagang Layani Rute Merak–Rangkasbitung
Krismanto - 28 November 2025

TOP JABAR – Ratusan warga Solokanjeruk memadati gelaran pasar murah yang diselenggarakan oleh Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, di Solokanjeruk kamis (27/11/2025).
Pasar murah itu menyediakan aneka kebutuhan pokok mulai dari sembako, sayuran segar, buah-buahan, hingga produk olahan seperti nugget dan sosis.
Sejak pagi, antrean warga sudah terlihat mengular. Mereka datang untuk mendapatkan bahan makanan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Program ini digelar sebagai bentuk kepedulian serta upaya membantu masyarakat menghadapi tingginya harga sejumlah kebutuhan pokok.
Sejumlah warga mengaku sangat terbantu dengan kegiatan pasar murah tersebut.
“Saya datang dari jam tujuh pagi karena takut kehabisan. Alhamdulillah bisa dapat minyak goreng dan beras lebih murah dari harga biasa,” ujar Ibu Rina (38), warga Desa Solokanjeruk.
Hal senada disampaikan Dedi (45), warga lainnya. Ia berharap pasar murah seperti ini dapat digelar lebih sering.
“Sekarang harga kebutuhan pokok lagi naik. Adanya pasar murah sangat membantu, apalagi kualitas barangnya bagus,” katanya.
Sementara itu, Siti (33) mengaku sengaja datang bersama tetangga karena banyak kebutuhan rumah tangga yang bisa dibeli sekaligus.
“Buah dan sayurannya segar-segar. Anak saya juga senang karena ada nugget dan sosis yang harganya miring,” tuturnya.
Pasar murah ini merupakan bagian dari agenda Kang Cucun dalam mendukung ketahanan pangan serta membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Warga berharap kegiatan serupa bisa digelar di berbagai desa lainnya, terutama menjelang hari-hari besar ketika harga kebutuhan pokok cenderung meningkat.*
![]()