Pelantikan Orado Jabar, Ketua Pengprov Targetkan Lolos ke Kejurnas
Krismanto - 31 Maret 2026

Breaking News:
Adira Finance Rayakan HARPELNAS 2026, #TerimaKasihSahabat Menggema di Bandung
Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo Meluas, 19 Sekolah Terima Makanan dari Satu Dapur
Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Jasad Perempuan dalam Kardus di Bandung
Kapolresta Bandung Berganti, Kombes Tri Suhartanto Dipercaya Gantikan Aldi Subartono
Gubernur Jabar Minta Pendakian Gunung Ditunda, Antisipasi Karhutla di Musim Kemarau
Krismanto - 31 Maret 2026

TOP JABAR – Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Indonesia (Orado) Jawa Barat resmi dilantik pada Senin, 30 Maret 2026, berbarengan dengan pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang menjadi ajang seleksi atlet menuju tingkat nasional.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, Kepala Bidang Humas PB Orado John LBF, Ketua KONI Jawa Barat Muhammad Budiana, serta jajaran kepala OPD Pemerintah Kabupaten Bandung.
Ketua Pengprov Orado Jawa Barat, Ryan Dwinandra, menyatakan Kejurprov yang digelar menjadi bagian dari upaya memenuhi persyaratan organisasi sekaligus membuka jalan bagi pelaksanaan kejuaraan nasional.
“Pada kegiatan hari ini kami telah melaksanakan Kejurprov yang menjadi salah satu penunjang agar cabang olahraga domino bisa masuk ke KONI. Ini juga menjadi syarat utama sebelum kami melaksanakan kejuaraan nasional,” ujar Ryan.
Ia menegaskan, para atlet yang meraih gelar juara akan langsung mewakili Jawa Barat pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang dijadwalkan berlangsung pada 25 April 2026.
“Siapapun yang juara akan kami kirimkan ke Kejurnas. Kami ingin mencetak atlet-atlet terbaik dari Jawa Barat agar bisa berprestasi di tingkat nasional,” katanya.
Ryan menambahkan, pembinaan terhadap atlet akan terus dilakukan melalui bidang yang telah dibentuk di kepengurusan, sehingga para atlet yang telah meraih prestasi tetap mendapatkan pendampingan untuk meningkatkan kemampuan.
Kejurprov Orado Jawa Barat diikuti oleh 20 pengurus cabang dari 27 kabupaten/kota. Setiap daerah mengirimkan atlet junior dan senior sebagai bagian dari penjaringan talenta di tingkat daerah.
Dari hasil pertandingan, kategori senior dimenangkan oleh Kabupaten Bandung sebagai juara pertama, disusul Garut di posisi kedua dan Garut 2 di peringkat ketiga.
Sementara di kategori junior, Kabupaten Bandung Barat meraih juara pertama, diikuti Bekasi di posisi kedua dan Kabupaten Bandung di peringkat ketiga.
Menurut Ryan, hasil Kejurprov tersebut menjadi dasar untuk menyiapkan kekuatan tim Jawa Barat dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional.
“Ini hasil dari pembinaan pengcab di daerah. Kami optimistis Jawa Barat bisa mencetak lebih banyak atlet domino berprestasi,” ujarnya.
![]()