Pimpin Apel Ojol Kamtibmas Jawa Barat, Kapolri: Sinergi Polri dan Ojol Jaga Keamanan
Krismanto - 8 November 2025

Breaking News:
Kunjungi Jalur Nagreg, Asep Romy Romaya Ingatkan Pemudik: “Jika Mengantuk, Istirahat Dulu”
Pantau Arus Mudik di Kabupaten Bandung, Cucun Ahmad Syamsurijal Pastikan Kesiapan Petugas
IJTI Berbagi, Naufal Rabani Ucapkan Terimakasih Kepada Seluruh Pihak yang Berpartisipasi
Anggota DPR RI Rajiv Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Pangalengan
Krismanto - 8 November 2025

TOP JABAR – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin Apel Ojek Online (Ojol) Kamtibmas di Polda Jawa Barat, menegaskan peran krusial komunitas ojol sebagai mitra strategis Polri sekaligus menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh stakeholder menghadapi potensi bencana.
Pada kegiatan tersebut, Kapolri mengapresiasi deklarasi yang disampaikan ribuan driver ojol se-Jawa Barat untuk bergerak bersama membantu kegiatan Kamtibmas.
“Teman-teman Ojol telah menyatakan dalam deklarasinya untuk bisa bergerak bersama-sama untuk ikut membantu dalam kegiatan-kegiatan baik yang bersifat Kamtibmas, termasuk juga bagaimana bisa membantu dalam menginformasikan terkait dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi di jalan, yaitu kecelakaan, atau ada peristiwa kejahatan,” ujar Kapolri Sigit. Sabtu, 8 November 2025.
Kapolri berharap komunitas ojol dapat memberikan informasi yang akurat dan cepat mengenai kejahatan jalanan atau kecelakaan, yang memungkinkan Polri melakukan langkah penangkapan dan penanggulangan segera.
Di sisi ekonomi, Kapolri Sigit juga berterima kasih bahwa komunitas ojol terus menjadi elemen penting yang mendukung pertumbuhan ekonomi, baik nasional maupun daerah.
“Teman-teman Ojol saat ini terus menjadi elemen penting dalam ikut menggerakkan pertumbuhan ekonomi baik nasional maupun daerah sebagai penghubung antara UMKM, antara pergerakan dengan masyarakat,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga melakukan pengecekan kesiapan Polda Jawa Barat dan seluruh stakeholder terkait penanggulangan bencana.
Jawa Barat diidentifikasi sebagai wilayah dengan angka potensi bencana yang cukup tinggi, diperkirakan menjadi provinsi nomor 1 atau 2 di Indonesia dalam hal kerentanan bencana seperti tanah longsor, banjir, dan lain-lain.
Pada kesempatan tersebut, Kapolri sekaligus meninjau kesiapan seluruh unsur yang terlibat, termasuk BPBD, Basarnas, Kepolisian (Brimob, Sabhara, Polair), serta unit pelayanan pengaduan.
“Alhamdulillah tadi saya melihat langsung bagaimana masing-masing Satgas dengan perlengkapan yang ada. Semuanya dilengkapi dengan peralatan-peralatan, sehingga untuk tahapan pertama penanganan bencana segera itu bisa dilakukan dengan baik,” kata Kapolri.
Kapolri juga memberikan apresiasi kepada Kapolda Jabar dan jajaran yang telah memberikan pelatihan penanganan bantuan hidup dasar khususnya bagi masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas.
Pelatihan ini dinilai sangat penting untuk menyelamatkan nyawa dengan cepat sebelum korban mendapat penanganan medis lebih lanjut.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali menekankan bahwa kunci dari keberhasilan semua program adalah sinergi yang kuat antara seluruh elemen masyarakat dan stakeholder.
“Kunci dari sukses semuanya adalah pada saat kita mampu bersinergi dengan baik, bergotong royong antara masyarakat dengan seluruh elemen yang ada,” pungkasnya.
Kapolri berharap sinergi dan kolaborasi ini terus digunakan untuk mewujudkan harapan masyarakat dan mencapai visi Indonesia Emas 2045.**
![]()