Rajiv Intruksikan Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Berkedok Bantuan Pertanian
Krismanto - 6 Mei 2025

Breaking News:
Rumah Aspirasi Kang Cucun Siap Bangun Kembali Rumah Korban Tertimbun Longsor Arjasari
BRI Tanam 3.000 Pohon dan Bagikan 5.000 Paket Sembako di Bandung
Wabup Ali Syakieb Tinjau Banjir dan Longsor, 9.246 KK Terdampak di Dayeuhkolot
Subdit 2 Ditressiber Polda Jabar Tebar Kebaikan, Santuni Anak Yatim di Nagreg Jelang HUT Reserse
Kereta Khusus Petani dan Pedagang Layani Rute Merak–Rangkasbitung
Krismanto - 6 Mei 2025

TOP JABAR – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rajiv, mengimbau para petani di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk lebih waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan dirinya atau pihak tertentu yang mengklaim dapat menyalurkan bantuan pertanian.
Politisi muda yang duduk di Komisi IV DPR RI itu mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah laporan dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Bandung terkait upaya penipuan berkedok bantuan. Dalam laporan tersebut, pelaku menawarkan alat dan sarana produksi pertanian dengan syarat korban harus mentransfer sejumlah uang sebagai biaya pengurusan.
“Saya tegaskan, saya tidak pernah meminta imbalan dalam bentuk apapun kepada petani untuk mendapatkan bantuan. Jika ada yang mengaku bisa menyalurkan bantuan atas nama saya dan meminta uang, itu jelas penipuan,” tegas Rajiv saat dikonfirmasi, Selasa (6/5/2025).
Ia meminta para petani agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum bisa diverifikasi kebenarannya. Jika menemukan indikasi penipuan, Rajiv mendorong masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib.
“Jangan takut untuk melapor. Ini penting agar pelaku tidak terus beraksi dan tidak ada lagi korban dari kalangan petani,” katanya.
Rajiv menekankan bahwa seluruh bantuan yang ia perjuangkan melalui jalur legislatif disalurkan secara resmi, transparan, dan tidak dipungut biaya apapun dari penerima.
“Semua bantuan yang saya perjuangkan berasal dari program pemerintah pusat dan disalurkan sesuai prosedur. Tidak ada pungutan biaya sepeser pun dari petani,” jelasnya.
Ia juga menegaskan pihaknya akan terus memperjuangkan aspirasi petani, khususnya di daerah pemilihannya, yakni Dapil Jawa Barat II yang meliputi Kabupaten Bandung dan KBB.
“Kami akan terus mendorong program pemberdayaan petani agar lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata,” ujar Rajiv.
Rajiv meminta aparat penegak hukum, khususnya Kepolisian, untuk mengusut ,menangkap dan menindak tegas para pelaku penipuan yang meresahkan petani serta merugikan nama baik saya.
“Kami harap pihak Kepolisian bisa mengusut dan menindak tegas para pelaku,” pungkas Rajiv.**
![]()