Peringatan Sumpah Pemuda, BEMNUS Tagih Janji Elit Politik Pada Saat Kampanye
Admin - 1 November 2024

Breaking News:
Wakil Ketua DPR RI Puji Transformasi Lahan Desa Sukamenak: Bukti Nyata APBN Membangun dari Desa
Waspada Lonjakan Harga, Cucun Ahmad Syamsurijal Desak Pemkab Bandung Proaktif Kendalikan Inflasi
Grand Final Duta Pajak 2026 Kabupaten Bandung, Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak Daerah
Kasus Emeralda Resort Memanas! Pengembang Akui Tuntutan Baru dari Konsumen
Janji Tinggal Janji, Ratusan Pembeli Perumahan Emeralda Resort Merasa Tertipu
Admin - 1 November 2024

TOP JABAR, Garut – BEMNUS (Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara) Jawa Barat, minta para elite politik yang sudah duduk di kursi kekuasaan untuk menepati janjinya pada saat kampanye.
Hal tersebut seperti disampaikan Vivi Sekjen BEMNUS, pada saat peringatan Sumpah Pemuda ke-96 di gedung Al Musadadiyah Garut Jawa Barat, Minggu s/d Selasa (27-29 Oktober 2024).
Menurutnya, kesuksesan segelintir pemuda tidak dapat dijadikan sebagai representasi kesuksesan diatas kesengsaraan ribuan, bahkan jutaan pemuda lainnya yang terkorbankan atas kepentingan elit yang menindas.
“Anak muda hanya dijadikan sebagai kelindan untuk mengamankan posisi elit kekuasaan, tanpa pernah dilibatkan dalam mengambil sebuah keputusan strategis,” tandasnya.

Untuk itu dikatakan Vivi, sebagai pemuda Indonesia BEMNUS meminta untuk diagendakan bahasan komprehensif dan segera sahkan RUU Masyarakat Adat yang sudah mandek bertahun-tahun.
“Selain itu juga, kami meminta untuk segera diagendakan bahasan komprehensif dan segera sahkan RUU Perampasan Aset,” ucapnya
Baca Juga :
Hal lainnya, Vivi meminta untuk mengabaikan dan membatalkan RUU TNI dan RUU Polri, karena mengancam marwah demokrasi serta akan menimbulkan conflict of interest dalam tubuh aparatur negara.
BEMNUS juga, lanjut Vivi, mendesak agar mengusut tuntas kasus pelanggaran HAM baik itu masa sekarang maupun masa Lampau tanpa pandang bulu, bahkan sekalipun presiden terpilih sebagai terduga pelanggar HAM berat masa lampau.
” Dan terakhir kami meminta untuk dilakukan revisi Sistem Pendidikan Nasional agar pendidikan merata dan mudah dijangkau oleh semua golongan,” pungkasnya. *[red]
![]()