Seorang Laki-Laki Ditemukan Meninggal Dunia Diduga Terjatuh di Pasar Baru Bandung
Krismanto - 8 Januari 2025

Breaking News:
Kunjungi Jalur Nagreg, Asep Romy Romaya Ingatkan Pemudik: “Jika Mengantuk, Istirahat Dulu”
Pantau Arus Mudik di Kabupaten Bandung, Cucun Ahmad Syamsurijal Pastikan Kesiapan Petugas
IJTI Berbagi, Naufal Rabani Ucapkan Terimakasih Kepada Seluruh Pihak yang Berpartisipasi
Anggota DPR RI Rajiv Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Pangalengan
Krismanto - 8 Januari 2025

TOP JABAR – Seorang laki-laki bernama Hariyanto (38) ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari lantai atas Pasar Baru Trade Center dan menimpa bangunan Pos Polisi (Pospol) di Jalan Otto Iskandardinata No. 70, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung, pada Rabu pagi (08/01) sekitar pukul 05.15 WIB.
Menurut keterangan saksi mata, Ketut Sukaswanto (44), seorang petugas keamanan yang berada di pos pengamanan depan pasar, dirinya mendengar suara keras seperti benda jatuh.
Ketika dicek, ditemukan reruntuhan plafon di Pospol, dengan seorang laki-laki tergeletak di bawah reruntuhan tersebut dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Ketut segera melaporkan kejadian ini kepada rekannya yang juga bertugas di area tersebut, dan kemudian menghubungi pihak kepolisian.
“Teman saya yang saat kejadian berada di rooftop lantai 8, juga mendengar suara keras dan langsung menuju lokasi,” ujarnya.
“Setibanya di Pospol, dia menemukan korban dalam posisi terlentang dengan kondisi luka parah akibat reruntuhan bangunan,” sambungnya.
Korban diketahui bernama Hariyanto, lahir di Bandung pada 17 Mei 1986. Korban bekerja sebagai karyawan swasta dan berdomisili di Kp. Curug Dago, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, korban mengalami pendarahan hebat di bagian kepala, patah tulang paha kanan, dan luka sobek di kaki kiri.
Dugaan sementara, korban terjatuh dari lantai atas bangunan Pasar Baru, yang mengakibatkan luka fatal tersebut.
Setelah dilakukan olah TKP oleh Tim Inafis Polrestabes Bandung bersama PMI Kota Bandung, jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab pasti kematian.***
![]()