Serdik Sespimmen Dikreg ke-67 Cek Oxygen Corner hingga Ajak Warga Ngopi Bahas Karhutla di Bengkayang

Krismanto - 11 September 2026

TOP JABAR – Peserta Didik Sespimmen Dikreg ke-67 bersama Tim Edukasi Lemdiklat Polri turun membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Mereka tak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mengecek layanan kesehatan hingga membagikan masker kepada warga terdampak asap.

Kegiatan tersebut digelar di wilayah hukum Polsek Bengkayang pada Jumat (11/9/2026). Rangkaian kegiatan dipimpin Ketua Tim Edukasi Lemdiklat Polri Kombes Pol Fillol Praja Arthadira, S.H., S.I.K., bersama Perwira Pendamping Pokjar Kombes Pol Edwin Affandi, S.I.K., M.H., CPHR.

Rangkaian kegiatan juga didampingi PJU Polres Bengkayang, Kapolsek Bengkayang AKP Slamet Widodo, S.H., Tim Satgas Ops Aman Nusa II Polres Bengkayang, Tim Satgas Karhutla Kecamatan Bengkayang serta petugas pelayanan Oxygen Corner Polres Bengkayang.

Kegiatan diawali dengan peninjauan Oxygen Corner di Jalan Jerendeng AR, Kelurahan Bumi Emas. Tim melihat langsung pelayanan oksigen dan kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak Karhutla. Sebanyak 10 warga mendapat pelayanan kesehatan.

Selanjutnya, tim menggelar kegiatan “Ngopi Talino” atau Ngopi Peduli, Tanggap, Lindungi, No Karhutla di salah satu warung kopi di Jalan Jerendeng AR, Kelurahan Sebalo.

Dalam suasana santai, petugas berdiskusi bersama masyarakat mengenai pencegahan Karhutla serta dampak kebakaran terhadap lingkungan dan kesehatan.

“Kami ingin edukasi tentang Karhutla tidak hanya disampaikan secara formal. Dengan berdialog langsung bersama masyarakat, kita bisa mendengar kondisi di lapangan sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama mencegah Karhutla,” kata Kombes Pol Fillol Praja Arthadira.

Usai berdialog, petugas membagikan lima kotak masker atau sebanyak 250 masker kepada masyarakat yang terdampak Karhutla. Brosur dan pamflet imbauan Stop Karhutla juga dibagikan serta dipasang di sejumlah lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat.

Kombes Pol Fillol Praja Arthadira mengatakan penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk masyarakat. Menurutnya, pencegahan akan lebih efektif apabila kesadaran masyarakat tumbuh sejak dari lingkungan masing-masing.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau mengolah lahan dengan cara membakar. Apabila melihat adanya potensi kebakaran, segera laporkan agar bisa ditangani lebih cepat,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) di Posko Satgas Karhutla Kabupaten Bengkayang. Kegiatan tersebut diikuti unsur Polres Bengkayang, BPBD, Satgas Karhutla, Peserta Didik Sespimmen Reguler ke-67 serta pihak terkait lainnya.

Dalam FGD, peserta membahas langkah pencegahan dan penanganan Karhutla, termasuk dampaknya terhadap kesehatan masyarakat serta pentingnya sinergi antarinstansi.

Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K., melalui kegiatan yang didukung Tim Edukasi Lemdiklat Polri tersebut terus mendorong pendekatan terpadu dalam menghadapi Karhutla, mulai dari edukasi, pencegahan, pelayanan kesehatan hingga penanganan di lapangan.

Disclaimer: Humas Polres Bengkayang

Loading

TERKAIT:

POPULER: