Rakor Lintas Sektoral Pengamanan FIFA U-17 World Cup 2023 Jajaran Polda Jabar
Krismanto - 30 Oktober 2023

Breaking News:
Wakil Ketua DPR RI Puji Transformasi Lahan Desa Sukamenak: Bukti Nyata APBN Membangun dari Desa
Waspada Lonjakan Harga, Cucun Ahmad Syamsurijal Desak Pemkab Bandung Proaktif Kendalikan Inflasi
Grand Final Duta Pajak 2026 Kabupaten Bandung, Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak Daerah
Kasus Emeralda Resort Memanas! Pengembang Akui Tuntutan Baru dari Konsumen
Janji Tinggal Janji, Ratusan Pembeli Perumahan Emeralda Resort Merasa Tertipu
Krismanto - 30 Oktober 2023

TOP JABAR – Bertempat di Gedung Sabilulungan Polresta Bandung, Polda Jawa Barat menggelar Rakor Lintas Sektoral Pengamanan FIFA U-17 Piala Dunia 2023.
Rakor Lintas Sektoral Pengamanan FIFA U-17 dipimpin langsung Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Bariza Sulfi didampingi Karo Ops Polda Jawa Barat, Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo dan dihadiri jajaran Polda Jabar.
Kusworo mengatakan dalam pengamanan World Cup U-17 tahun 2023, sebanyak 2.855 petugas gabungan diterjunkan.
“Berjumlah 2.855 personel akan mengamankan perhelatan Piala Dunia U-17 di Stadion Si Jalak Harupat pada November,” kata Kusworo. Senin, 30 Oktober 2023.
“Selama perhelatan Piala Dunia U-17 nanti, kawasan stadion steril dari aktivitas masyarakat,” sambungnya.
Kusworo menambahkan selama rakor tersebut, sejumlah mekanisme selama perhelatan pertandingan telah disepakati oleh tim.
“Tadi sudah disepakati bahwa bagaimana mekanisme dari mulai tim datang, hotel yang sudah disiapkan,” ujarnya.
“Personel pengamanan di tiap titik baik itu di lokasi pertandingan, di lokasi stadion latihan dan hotel penginapan,” jelasnya.
Kusworo pun menjelaskanbtitik pengamanan personel telah dibahas mulai dari ring satu, ring dua dan ring tiga.
“Petugas kepolisian akan berada di ring dua di mana suporter berada di luar stadion,” tuturnya.
Selain itu, Kusworo menegaskan body checking suporter akan dilakukan oleh steward. Rute kedatangan dan kepulangan pun telah disiapkan karena kawasan Si Jalak Harupat harus steril.
“Kendaraan akan parkir di Gedung Budaya Sabilulungan Soreang disiapkan shuttle bus drop off ke stadion dan kepulangan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Ia mengingatkan penonton yang akan menonton di stadion untuk bersabar saat pertandingan telah selesai.
Para penonton akan dijemput kembali menggunakan shuttle bus untuk dibawa ke Gedung Budaya Sabilulungan.
“Kami juga mengimbau suporter untuk tidak membawa barang terlarang seperti minuman keras, narkoba, senjata tajam, flaire, laser pointer,” pungkasnya.***
![]()