Membuat Anarkis Saat Demo, 725 Anggota GMBI Diamankan
Krismanto - 27 Januari 2022

Breaking News:
Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Ditangkap Jajaran Polda Jabar
Kasus Penyekapan 3 Tahun di Bandung, Rajiv Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku
Cerita Adik Korban Penyekapan di Cinunuk, Syahrul: Teteh Ingin Bisa Melihat Lagi
Dedi Mulyadi Pastikan Biaya Pengobatan Korban Penyekapan di Bandung Ditanggung hingga Pulih
Manfaatkan Momen CFD, BRI Tawarkan Kemudahan Transaksi Digital bagi Warga Bandung
Krismanto - 27 Januari 2022

Top Jabar, Bandung – Sebanyak 725 pedemo dari organisasi masyarakat (Ormas) GMBI diamankan Polda Jabar. Mereka melakukan aksi demo yang berujung perusakan di depan Markas Polda Jabar di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung pada Kamis (27/1/2022) siang.
Massa aksi melakukan demo anarkis dengan merusak fasilitas umum hingga fasilitas Polda Jabar.
“Saat ini kami sudah amankan 725 orang. 301 di antaranya bertato dan 24 orang residivis,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo di Mapolda Jabar.
Kabid Humas Polda Jabar menjelaskan aksi demo tersebut dilakukan massa GMBI yang merasa tak puas dengan penanganan perkara di Karawang. Padahal, kata Ibrahim, proses penanganan perkara itu sudah dilakukan dan dilimpahkan ke kejaksaan.
Demo kemudian berujung anarkis. Massa lantas melakukan sejumlah pelemparan batu ke arah petugas dan merusak fasilitas Mapolda Jabar seperti gerbang hingga taman.
“Kerusakan yang terjadi gerbang pintu, kolom baja, 64 kepala pagar patah, tiga pagar patah, lima lampu taman rusak, rambu-rambu tanda dilarang parkir, teralis, penyangga dudukan, hingga taman depan Polda rusak,” Ungkap Kabid Humas Polda Jabar.
Kabid Humas Polda Jabar mengatakan ke-725 orang tersebut saat ini sedang dilakukan pemeriksaan. Belum ada tersangka dalam aksi demo berujung ricuh tersebut. “Kita akan melakukan sesuai prosedur yang ada. Kita akan estafet melakukan klarifikasi siapa yang memenuhi unsur pidana. Untuk situasi satu ini sudah terkendali dan sudah aman,” tutur Kabid Humas Polda Jabar.
![]()