Ratusan Prajurit TNI Marah, Effendi Simbolon Minta Maaf soal ‘Gerombolan’
Roel - 15 September 2022

Breaking News:
Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Ditangkap Jajaran Polda Jabar
Kasus Penyekapan 3 Tahun di Bandung, Rajiv Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku
Cerita Adik Korban Penyekapan di Cinunuk, Syahrul: Teteh Ingin Bisa Melihat Lagi
Dedi Mulyadi Pastikan Biaya Pengobatan Korban Penyekapan di Bandung Ditanggung hingga Pulih
Manfaatkan Momen CFD, BRI Tawarkan Kemudahan Transaksi Digital bagi Warga Bandung
Roel - 15 September 2022

TOP JABAR, Jakarta – Anggota Komisi I DPR Fraksi PDI-Perjuangan, Effendi Simbolon memicu kemarahan ratusan prajurit TNI atas pernyataannya yang menyebut TNI seperti gerombolan.
Setelah mendapat reaksi keras dari banyak pihak, Effendi Simbolon akhirnya menyampaikan permintaan maaf atas komentarnya tersebut.
“Saya dari lubuk hati yang paling dalam, saya mohon maaf atas apapun perkataan saya yang menyinggung, menyakiti, yang tidak nyaman di hati para prajurit,” kata Effendi dalam konferensi pers di ruang fraksi PDI-Perjuangan, Kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (14/9/2022).
“Siapapun dia, dari mulai Tamtama, Bintara, sampai perwira, bahkan sampai sesepuh, para pihak yang tidak nyaman.”
Menurut Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Hamim Tohari protes dari ratusan prajurit TNI terhadap Effendi kemungkinan adalah reaksi spontan.
Hamim mengatakan TNI AD tidak pernah memberi instruksi untuk melakukan protes tersebut.
Baca Juga :
“Mungkin saja itu terjadi sebagai reaksi spontan, bukan cuma dari prajurit, bahkan dari masyarakat juga, atas pernyataan seorang tokoh di ruang publik yang dianggap memancing kegaduhan,” ujarnya.
Selain itu, Effendi sempat menjelaskan maksud pernyataan TNI seperti gerombolan. Maksud Effendi, TNI terlihat seperti gerombolan jika tidak mematuhi perintah atasan.***
![]()