Wakil Bupati Ciamis Diduga Tak Transparan Terkait Suara Dipo Nurhadi Ilham di Pemilu 2024
Krismanto - 8 Maret 2024

Breaking News:
Kunjungi Jalur Nagreg, Asep Romy Romaya Ingatkan Pemudik: “Jika Mengantuk, Istirahat Dulu”
Pantau Arus Mudik di Kabupaten Bandung, Cucun Ahmad Syamsurijal Pastikan Kesiapan Petugas
IJTI Berbagi, Naufal Rabani Ucapkan Terimakasih Kepada Seluruh Pihak yang Berpartisipasi
Anggota DPR RI Rajiv Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Pangalengan
Krismanto - 8 Maret 2024

TOP JABAR – Caleg DPR RI Dapil Jabar X, Dipo Nurhadi Ilham merasa terdzolimi pada Pemilu 2024 di Kabupaten Ciamis Jawa Barat.
Hal tersebut diduga adanya kecurangan dan ketidaktransparan pada penghitungan suara Pemilu 2024 di Kabupaten Ciamis.
Sadam Husein tim pemenangan Dipo Nurhadi Ilham mengatakan sejak mulai dilakukannya penghitungan suara, justru pihaknya sulit untuk mengetahui berapa jumlah suara Dipo Nurhadi Ilham.
“Memang yang kita tidak bisa masuk itu di Kabupaten Ciamis, karena diduga ketua DPD nya sendiri dan sekaligus wakil bupati ciamis tidak terbuka,” kata Sadam. Rabu, 6 Maret 2024.
“Niat itikad baik seorang Dipo juga sudah di WA dan telepon tidak direspon. Sampai dipenghujung pemilu ini, kita juga sulit menerobos atau masuk ke ranah Kabupaten Ciamis,” ujarnya.
“Karena disini pengurus DPD nya sendiri tidak memberikan akses termasuk tidak memberikan hasil perolehan pemilu, khusus PAN DPR RI,” sambungnya.
Sadam menambahkan tak hanya ditingkat DPD PAN, di KPU pun sulit untuk mencari informasi terkait suara Dipo Nurhadi Ilham.
“Sehingga kita tidak tahu persis kondisi di ciamis berapa perolehan suara. Karena tidak bisa kita akses secara gambleng terkait dengan hasil pemilu di ciamis,” tuturnya.
“Kalau saya lihat, Ketua DPD PAN sekaligus wakil bupati ciamis, memungkinkan dugaan kita itu wakil bupati ciamis memainkan peran-peran aktif di ASN juga,” jelasnya.
Sadam menjelaskan Informasi terakhir pada penghitungan suara Dipo Nurdin Ilham sekitar 7100 suara dan itu belum final karena pihaknya masih terus menggali.
Disinggung apakah ada pengelembungan suara caleg lain, Sadam menegaskan tidak ada, namun kemungkinan ada intervensi Ketua DPD PAN Ciamis untuk memenangkan salah satu kandidat DPR RI.
“Tim sudah melaporkan ke Bawaslu jabar, untuk sementara kami manyampaikan terkait kecurangan pemilu,” ujar Sadam
“Intinya, sampai dengan saat ini belum ada komunikasi lagi dengan DPD PAN, karena tertutup sekali,” pungkasnya.***
![]()