Longsor di Paseh: 16 Warga Terancam, Hujan Deras Picu Tanah Amblas
Roel - 26 September 2024

Breaking News:
Wakil Ketua DPR RI Puji Transformasi Lahan Desa Sukamenak: Bukti Nyata APBN Membangun dari Desa
Waspada Lonjakan Harga, Cucun Ahmad Syamsurijal Desak Pemkab Bandung Proaktif Kendalikan Inflasi
Grand Final Duta Pajak 2026 Kabupaten Bandung, Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak Daerah
Kasus Emeralda Resort Memanas! Pengembang Akui Tuntutan Baru dari Konsumen
Janji Tinggal Janji, Ratusan Pembeli Perumahan Emeralda Resort Merasa Tertipu
Roel - 26 September 2024

TOP JABAR – Longsor di Kampung Pasir Tumenggung, Desa Karangtunggal, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung terjadi begitu cepat saat hujan deras pada Rabu, 25 September 2024 sore.
Hal tersebut diungkapkan Nandar (42) salah satu warga yang saat itu hendak melaksanakan sholat berjamaah.
“Dari awalnya sih memang saya mau sholat berjamaah Ashar, belum sampai di masjid sudah lihat tanah maju kebawah,” katanya. Kamis, 26 September 2024.
“Udah gitu sholat berjamaah juga ga sampai keburu karena lihat saking soknya lihat tanah deras sampai ga jadi,” ujarnya.
Melihat kondisi tersebut, dirinya berusaha meminta banduan kepada warga sekitar, namun tidak ada.
“Terus saya minta bantuan ke tetangga disitu lihat-lihat, karena memang waktu kemarin sore itu karena sebagian orang masih pada di kebun, masih pada di tempat kerjanya, jadi seperlunya ada,” tuturnya.
“Setelah setengah jam kemudian, baru warga pada datang,” jelasnya.
Dia menjelaskan longsor yang berasal dari lahan persawahan dengan ketinggian 150 meter tersebut juga mengeluarkan suara gemuruh.
“Betul, gemuruh cuma ga sampai gimana gitu ya, karena terbentur sama cuaca hujan,” ujarnya
Dari musibah longsor ini, sebanyak 16 jiwa terancam dan harus mengungsi untuk mengantisipasi adanya longsor susulan.***
![]()