Pemkot Bandung Perhatikan Lansia Lewat Program “Nyaah Ka Indung”
Krismanto - 14 April 2025

Breaking News:
Kasus Penyekapan 3 Tahun di Bandung, Rajiv Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku
Cerita Adik Korban Penyekapan di Cinunuk, Syahrul: Teteh Ingin Bisa Melihat Lagi
Dedi Mulyadi Pastikan Biaya Pengobatan Korban Penyekapan di Bandung Ditanggung hingga Pulih
Manfaatkan Momen CFD, BRI Tawarkan Kemudahan Transaksi Digital bagi Warga Bandung
Krismanto - 14 April 2025

TOP JABAR – Sebagai bentuk kepedulian terhadap para lanjut usia (lansia), khususnya kaum ibu, Pemerintah Kota Bandung meluncurkan program Bandung Nyaah Ka Indung di Balai Kota Bandung. Senin, 14 April 2025.
Peluncuran program ini dilakukan di tengah apel pagi “Siap Bekerja”, yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan Wakil Wali Kota Erwin.
Dalam kesempatan tersebut, secara simbolis memberikan bantuan kepada belasan ibu sepuh, sebagai bentuk ajakan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bandung untuk memiliki ibu asuh yang dapat mereka bantu setiap bulannya.
Menurut Wali Kota Farhan, kelompok lansia, khususnya para ibu, merupakan kalangan rentan yang perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah, khususnya para ASN.
“Setiap ASN diminta secara pribadi mengadopsi seorang ibu asuh. Nilainya bisa beragam,” ujar Farhan.
“Yang terpenting adalah memastikan ibu tersebut mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan, gizi, dan pengembangan melalui posyandu lansia,” sambungnya.
Ia juga menambahkan bahwa program ini akan dievaluasi dalam tiga bulan pertama guna melihat efektivitas serta melakukan perbaikan sebagai bagian dari proses pembinaan.
“Ibu asuh ini boleh siapa saja, yang penting bukan ibu kandung sendiri,” pungkasnya.**
![]()