Abiwara Culture Festival: Lurah Cisaranten Kulon Tutup Meriah Puncak HUT RI
Roel - 15 September 2025

Breaking News:
Wakil Ketua DPR RI Puji Transformasi Lahan Desa Sukamenak: Bukti Nyata APBN Membangun dari Desa
Waspada Lonjakan Harga, Cucun Ahmad Syamsurijal Desak Pemkab Bandung Proaktif Kendalikan Inflasi
Grand Final Duta Pajak 2026 Kabupaten Bandung, Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak Daerah
Kasus Emeralda Resort Memanas! Pengembang Akui Tuntutan Baru dari Konsumen
Janji Tinggal Janji, Ratusan Pembeli Perumahan Emeralda Resort Merasa Tertipu
Roel - 15 September 2025

TOP JABAR, Kota Bandung – Semarak kemerdekaan terasa di wilayah Kelurahan Cisaranten Kulon. Warga dari berbagai lapisan berkumpul, merayakan HUT RI dengan penuh kebersamaan dan semangat budaya
Lurah Cisaranten Kulon, Taufik Izattika, SE, resmi menutup acara puncak peringatan HUT RI dengan tema Abiwara Culture Festival, yang digelar pada Sabtu (13/9/2025) di wilayah RW 02 dan RW 05.
Rangkaian kegiatan berlangsung meriah, diawali dengan senam bersama, jalan sehat, hingga pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Puncak acara semakin semarak dengan hadirnya bintang tamu Pas Band, Bungsu Bandung, serta penampilan humoris dari Kusye d Bodor.
Dalam sambutannya, Lurah Taufik Izattika menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi aktif.

“Perayaan HUT RI bukan hanya sekadar pesta, tapi juga momentum untuk mempererat kebersamaan, menjaga persatuan, dan melestarikan budaya. Saya mengajak masyarakat untuk terus menghidupkan siskamling, karena keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Baca Juga:
Jaga Warga, Jaga Kota: Siskamling Bersama Lurah Cisaranten Kulon
Acara tersebut turut dihadiri oleh Kapolsek, Bhabinmas, Babinsa, serta jajaran pengurus RT dan RW se-kelurahan. Selain di RW 02 dan RW 05, rangkaian perayaan HUT RI juga digelar di beberapa wilayah lain, seperti RW 08 dan RW 13, yang semuanya berlangsung penuh kebersamaan dan kekompakan warga.
Dengan semangat gotong royong dan persatuan yang terjaga, Cisaranten Kulon menunjukkan bahwa kemerdekaan akan terus hidup, bukan hanya dalam seremonial, tetapi dalam aksi nyata menjaga lingkungan, melestarikan budaya, dan membangun masa depan bersama.* [red]
![]()