Sang Residivis Kembali Beraksi Tilap Uang Jemaah Umrah
Roel - 2 April 2023

Breaking News:
Jalankan Instruksi Gubernur, Bapenda Kabupaten Bandung Pastikan Penghapusan Denda Pajak
Dorong UMKM Naik Kelas, Alfamart Gaungkan Inisiatif UMKM Tumbuh Bersama
Gelar Gerakan Pangan Murah di Polsek Majalaya, 10 Ton Beras Ludes Terjual
Disnaker Kabupaten Bandung Gelar Job Fair di Cangkuang, Tawarkan Ratusan Lowongan Kerja
Roel - 2 April 2023
TOP JABAR, Jakarta – Pupus sudah harapannya. Tabungan selama bertahun-tahun yang dikumpulkan untuk berangkat ke tanah suci sirna. Sebanyak 500 jemaah umrah menjadi korban penipuan oleh agen travel Naila Syafaah.
Sudah jatuh tertimpa tangga. Sejumlah jemaah harus terlantar di tanah suci dan tidak dapat pulang ke tanah air. Total sebesar Rp100 miliar lenyap ditilap sang residivis.
Bisnis agen travel bodong itu dijalankan oleh seorang pasangan suami istri, yakni Mahfudz Abdulah alias Abi (52), Halijah Amin alias Bunda (48), yang merupakan istri Mahfudz, dan Hermansyah selaku Direktur perusahaan PT Naila Syafaah.
Usut punya usut, Abi rupanya pernah mendekam di balik jeruji pada tahun 2016 dengan kasus serupa. Kala itu, Abi menjabat sebagai pendiri agen travel PT. Garuda Angkasa Mandiri pada 2016 lalu. Ia telah menjalani hukuman selama 8 bulan penjara.
Pasca kembali menghirup udara bebas, Abi justru kembali melancarkan aksi liciknya bermodalkan dengan pengalaman sebelumnya. Namun untuk seakan menghapus rekam jejak kelamnya, ia sempat berupaya untuk melakukan berbagai siasat.
Baca Juga :
Direktur Reserse Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi menjelaskan, pemilik travel umrah PT Naila Syafaah Wisata Mandiri mengganti nama menjadi Abi Hafidz Al-Maqdisy. Agar menyembunyikan status residivis yang melekat pada Mahfudz.
“Tersangka juga agar tidak ketahuan residivis yang bersangkutan mengganti namanya yakni Abi Hafidz Al-Maqdisy,” kata Hengki Haryadi saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (30/3/2023).
Setelah bebas, Mahfudz mengganti nama dan membeli PT Naila Syafaah Wisata dengan tujuan kembali menjalankan bisnis liciknya tersebut. Dengan mengajak Halijah Amin (istri Mahfudz) serta Hermansyah (direktur PT Naila Syafaah Wisata Mandiri) sebagai pengelola.***