Banser Cianjur Nilai Bupati Tak Tepati Janji, Desak Mundur dari Jabatan
Krismanto - 13 November 2025

Breaking News:
Rumah Aspirasi Kang Cucun Siap Bangun Kembali Rumah Korban Tertimbun Longsor Arjasari
BRI Tanam 3.000 Pohon dan Bagikan 5.000 Paket Sembako di Bandung
Wabup Ali Syakieb Tinjau Banjir dan Longsor, 9.246 KK Terdampak di Dayeuhkolot
Subdit 2 Ditressiber Polda Jabar Tebar Kebaikan, Santuni Anak Yatim di Nagreg Jelang HUT Reserse
Kereta Khusus Petani dan Pedagang Layani Rute Merak–Rangkasbitung
Krismanto - 13 November 2025

TOP JABAR — Satuan Koordinasi Cabang Barisan Ansor Serbaguna (Satkorcab Banser) Cianjur bersama para guru ngaji dan pimpinan pondok pesantren menilai Bupati dan Wakil Bupati Cianjur tidak menepati janji kampanye mereka terkait pemberian insentif bagi guru ngaji. Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan pernyataan sikap bersama di Cianjur, Rabu (12/11/2025).
Komandan Satkorcab Banser Cianjur, H. E. Durohman, mengatakan pihaknya merasa kecewa karena janji kampanye yang disampaikan pasangan kepala daerah itu belum juga terealisasi hingga kini.
“Kami, Banser Cianjur bersama guru ngaji dan pimpinan pondok pesantren, menyatakan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur tidak melaksanakan janji kampanyenya untuk memberikan insentif kepada guru ngaji,” kata Durohman dalam keterangan resminya.
Ia menilai ketidakterlaksanaan janji tersebut menunjukkan sikap tidak konsisten pemimpin daerah. “Dengan tidak dilaksanakannya janji kampanye itu, berarti Bupati dan Wakil Bupati telah menipu rakyat,” ujarnya.
Menurut Durohman, para guru ngaji dan tokoh pesantren merasa dikhianati oleh komitmen politik yang tak kunjung diwujudkan.
“Situasi ini mencerminkan watak dan karakter pemimpin yang tidak amanah. Kami menilai ada niat jahat dalam menggapai kekuasaan,” katanya.
Dalam pernyataan sikap itu, Banser Cianjur bersama unsur pesantren mendesak Bupati dan Wakil Bupati Cianjur agar segera mundur dari jabatannya.
“Kami menyerukan agar Bupati dan Wakil Bupati Cianjur diturunkan karena tidak memenuhi janji mereka kepada rakyat,” tutur Durohman.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kabupaten Cianjur belum memberikan tanggapan atas pernyataan tersebut.**
![]()