Jelang Wukuf, Anggota DPR RI H. Cucun Sambangi Jamaah Haji Asal Kabupaten Bandung di Mekkah
Admin - 7 Juli 2022

Breaking News:
Dugaan VCS Terbongkar, Clara Shinta Klaim Suami Bawa Senjata Api saat Bertengkar
Kajari Karo Minta Maaf di DPR, Kasus Amsal Sitepu Berujung 5 Rekomendasi Tegas
Guru Didorong Jadi Pengawas MBG, Bupati Karawang Beri Perlindungan
Versi Berbeda soal CCTV, KPK Dibantah Kuasa Hukum Ono Surono
KPK: CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Keluarga Saat Penggeledahan
Admin - 7 Juli 2022

Top Jabar – Menjelang pelaksanaan wukuf di Arafah Muzdalifah dan Mina (Armuzna). Anggota DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal didampingi Bupati Bandung Dadang Supriatna menyambangi jamaah haji asal Kabupaten Bandung di Mekkah, Arab Saudi.
Melalui pesan singkat, Cucun mengatakan kegiatan sambang terhadap jamaah haji asal Kabupaten Bandung di Mekkah ini bertujuan untuk mendengarkan bagaimana kondisi jamaah dan pelayanan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).
“Alhamdulilah, para jemaah haji disini khususnya yang berasal dari Kabupaten Bandung semuanya sehat,” katanya. Kamis, 7 Juli 2022.
Cucun, yang juga selaku bagian dari Tim Pengawas Pelaksanaan Haji tahun 2022 menambahkan sebanyak 1.167 jamaah haji asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat sangat senang bisa berhaji pada tahun ini.
“Yang menjadi rasa bahagia adalah, para jamaah ini akhirnya bisa berhaji. Dimana sebelumnya tidak bisa karena terkendala akibat adanya virus Covid-19,” ujarnya.
Tak hanya itu, wukuf yang rencananya akan dilaksanakan pada Jumat, 8 Juli 2022. Seluruh jamaah haji asal Kabupaten Bandung mendapatkan beberapa arahan dari dirinya dan Bupati Bandung.
“Saya bersama pak Bupati Bandung, hari ini juga memberikan doa yang terbaik bagi para jamaah haji disini, semoga khususnya kami dan para jamaah haji dapat melaksanakan wukuf dalam keadaan sehat dan selamat,” tambah Cucun.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan menjelang wukuf dan rangkaian ibadah puncak haji lainnya. Tim Kesehatan Haji dari Kementerian Kesehatan telah mengirimkan berbagai perbekalan obat-obatan dan alat kesehatan ke wilayah Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
“Alhamdulillah semua persiapan sudah selesai, baik itu tim kesehatan termasuk obat, alat kesehatan dan perbekalan kesehatan sudah siap,” tuturnya.
Persiapan itu, Cucun mengatakan untuk menekan angka jamaah haji yang meninggal atau sakit dalam masa ibadah puncak.
“Semua upaya kami lakukan untuk keselamatan dan kesehatan jamaah haji Indonesia, dan pemerintah telah menyiapkan sebanyak 331 petugas kesehatan Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) disiagakan untuk melayani para jemaah haji Indonesia,”tutupnya.***
![]()