Melalui Program CSR/Community Development, GeoDipa Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Perawatan (Service) Sepeda Motor Untuk Warga Sekitar
Krismanto - 11 November 2023

Breaking News:
Kapolda Sumut Salurkan Bantuan dan Pastikan Pencarian Korban Longsor di Humbahas
Jelang Pemilu 2024, Kombes Ibrahim Tompo Tegaskan Personel Polda Jabar Wajib Netral
Tutup Akhir Tahun, IJTI Korda Bandung Menggelar Media Gathering di Yogyakarta
Gelar Upacara, 18 Personil Polresta Bandung Raih Penghargaan dan 3 Personil PTDH
Oknum Polisi Polda Jabar Dilaporkan ke Kompolnas, Diduga Ada Pelanggaran HAM
Krismanto - 11 November 2023
TOP JABAR – 30 pemuda-pemudi yang berasal dari desa Sugihmukti, Alamendah dan Panundaan difasilitasi oleh GeoDipa melalui program CSR untuk mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Service Sepeda Motor.
PT Geo Dipa Energi (Persero) atau GeoDipa melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) / Community Development menggelar sekaligus memfasilitasi 30 pemuda sekitar wilayah kerja perusahaan untuk mengikuti program.
Pelatihan dan Sertifikasi Klaster Service Motor selama 10 hari yang terbagi dalam 3 periode
yang dimulai dari 11 Oktober sampai dengan 4 November 2023 di Politeknik Negeri Bandung
(POLBAN).
Pemuda-pemudi tersebut berasal dari Desa Sugihmukti Kecamatan Pasirjambu, Panundaan Kecamatan Ciwidey dan Alamendah Kecamatan Rancabali.
HSSE & Safeguard Manager GeoDipa, Bintang Loantara Sasongko menuturkan bahwa melalui salah satu program CSR/Community Development Pelatihan dan Sertifikasi Service
Sepeda Motor diharapkan dapat memberikan peningkatan keterampilan pengetahuan para
peserta yang berasal dari desa-desa sekitar wilayah kerja perusahaan.
”Meningkatkan keterampilan menjadi penting saat ini seiring dengan perkembangan teknologi, sehingga melalui pelatihan ini kami berharap dapat memberikan peluang kepada
putra-putri daerah di wilayah Sugihmukti, Alamendah, dan Panundaan untuk dapat
meningkatkan keterampilan dan peluang mereka di dunia kerja,” kata Bintang.
Setelah sebelumnya telah terlaksana program Pelatihan dan Sertifikasi Pengelasan, saat ini GeoDipa menyelenggarakan dalam bentuk keterampilan lainnya, yakni berupa Pelatihan dan Sertifikasi
Klaster Service Sepeda Motor.
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian GeoDipa terhadap masyarakat sekitar wilayah proyek PLTP Patuha Unit 2.
Dalam mewujudkan langkah tersebut, GeoDipa bekerjasama dengan Program Studi Teknik Mesin Politeknik Negeri Bandung (POLBAN) sebagai fasilitator pembelajaran untuk meningkatkan kapasitas dan ilmu mengenai teknik-teknik perbaikan dan pemeliharaan
sepeda motor sesuai dengan standar yang berlaku.
Kegiatan ini dilaksanakan secara intensif mulai dari tanggal tanggal 11 September – 9 November 2023. Sebanyak 30 Peserta, terdiri
dari 28 orang Laki-Laki dan 2 orang Perempuan turut berpartisipasi aktif mengikuti kegiatan ini.
Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan
mampu bersaing ditingkat global merupakan salah satu indikator kemajuan suatu bangsa.
Bintang, menambahkan bahwa melalui pilar community development ini, masyarakat dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka salah satunya dalam bidang otomotif.
“Mengingat pentingnya keterampilan dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini, kami menciptakan program pemberdayaan masyarakat untuk terus mendukung generasi
muda melalui pelatihan dan sertifikasi servis sepeda motor,” ujarnya.
“Kami berharap masyarakat dapat memiliki keunggulan kompetitif dalam dunia industri saat ini. Selain itu melalui pelatihan ini, kami mendorong masyarakat untuk terus belajar dan mengembangkan diri agar dapat bersaing dalam pasar kerja yang semakin kompetitif,” harapnya.
Salah satu peserta, Dasep Supriatna dari Desa Alamendah memberikan kesan dan harapannya pada kegiatan ini.
“Saya berterimakasih kepada GeoDipa dan juga Politeknik Negeri Bandung yang sudah memberi pengarahan,” kata Dasep.
“Saya mendapat banyak sekali pengalaman, mendapat banyak bimbingan, saya merasa lebih baik lagi dalam bidang ilmu
terutama dalam merawat sepeda motor,” sambungnya.
Melalui program community development ini, seluruh peserta berkesempatan mendapatkan
kesempatan yang sama dan pengetahuan yang luas dari para pembimbing yang ahli di bidangnya, baik perempuan maupun laki-laki.
Sehingga seluruh peserta dinyatakan lulus uji
kompetensi dan berhasil mendapatkan sertifikat bertaraf Badan Nasional Sertifikasi
Pendidikan (BNSP) yang dapat digunakan untuk bekerja atau berwirausaha di bidang otomotif nantinya.***