Rajiv Kampanye di Cimenyan, Warga Sepakat Untuk Tolak Politik Uang Pada Pemilu 2024
Krismanto - 10 Januari 2024

Breaking News:
Cerita Adik Korban Penyekapan di Cinunuk, Syahrul: Teteh Ingin Bisa Melihat Lagi
Dedi Mulyadi Pastikan Biaya Pengobatan Korban Penyekapan di Bandung Ditanggung hingga Pulih
Manfaatkan Momen CFD, BRI Tawarkan Kemudahan Transaksi Digital bagi Warga Bandung
BRI Bandung Setiabudi Umumkan Tiga Pemenang BRIncubator Lokal 2026, Siap Bawa UMKM Naik Kelas
Krismanto - 10 Januari 2024

TOP JABAR – Tolak politik uang (money politic) terus digaungkan caleg DPR RI Dapil Jabar 2 partai Nasdem, Rajiv, kepada masyarakat selama Pemilu 2024.
Ajakan tolak politik uang digaungkan saat pemuda yang akrab dipanggil Kang Rajiv melakukan kampanyenya di Kampung Panjandaan, Desa Mandalamekar, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung Jawa Barat. Rabu, 10 Januari 2024.
“Saya tidak akan pernah berhenti untuk mengajak masyarakat untuk menolak politik uang,” kata Rajiv.
“Karena masyarakat ini tidak butuh uang dan mereka tidak ternilai dengan uang, masyarakat saat ini butuh perubahan,” jelasnya.
Menurutnya, apabila masyarakat sampai terjebak dengan politik uang, justru itu hanya terjadi lima tahun sekali dan capres maupun caleg tersebut akan lupa dengan janji-janjinya saat kampanye.
“Sudah banyak yang seperti itu, datangnya cuma lima tahun sekali, habis itu lupa dengan janjinya kepada masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga menyinggung kebutuhan pokok masyarakat hingga pendidikan yang sangat mahal saat ini.
“Ini fakta, masyarakat banyak yang mengeluh mahalnya harga beras, biaya pendidikan sekolah,” ujarnya.
“Makanya masyarakat saat ini harus cerdas memilih pemimpin yang sudah teruji rekam jejaknya,” tegasnya.
Rajiv memang dikenal pemuda yang segudang program untuk kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Bandung dan Bandung Barat.
Sebelum dirinya terdaftar sebagai calon legsilatif pun sudah banyak program-program yang diberikan kepada masyarakat. Salah satunya adalah Program Indonesia Pintar (PIP) untuk siswa-siswi SD, SMP hingga SMA.
“Bukannya saya mau menyombongi diri, masyarakat Kabupaten Bandung dan Bandung Barat sudah merasakan program yang saya berikan,” tuturnya.
“Saya tidak terpilih pun tidak menjadi beban buat saya, toh masyarakat sekarang sudah cerdas dan bisa melihat mana calon dewan yang cuma janji dan mana calon dewan yang berkelanjutan untuk masyarakat,” sambungnya.
Dalam kampanyenya Rajiv, warga Kampung Panjandaan, Desa Mandalamekar, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung juga siap memenangkan capres dan cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN).
![]()