Mahasiswa Bandung Gelar Aksi Kawal RUU Pilkada dan Putusan MK di Depan Gedung DPRD Jawa Barat
Roel - 23 Agustus 2024

Breaking News:
Wakil Ketua DPR RI Puji Transformasi Lahan Desa Sukamenak: Bukti Nyata APBN Membangun dari Desa
Waspada Lonjakan Harga, Cucun Ahmad Syamsurijal Desak Pemkab Bandung Proaktif Kendalikan Inflasi
Grand Final Duta Pajak 2026 Kabupaten Bandung, Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak Daerah
Kasus Emeralda Resort Memanas! Pengembang Akui Tuntutan Baru dari Konsumen
Janji Tinggal Janji, Ratusan Pembeli Perumahan Emeralda Resort Merasa Tertipu
Roel - 23 Agustus 2024

TOP JABAR – Ribuan mahasiswa dari berbagai daerah di Bandung Raya Kembali menggelar aksi unjuk rasa lanjutan di Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (23/8/2024) dimulai pukul 13:00 WIB siang.
Meskipun DPR RI mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) pilkada berpotensi batal dilaksanakan dan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) akan berlaku di Pilkada 2024.
Ariel Mahasiswa Itenas Bandung menyampaikan meskipun berpotensi dibatalkan mengenai rancangan yang digodok DPR, para mahasiswa akan tetap mengawal peraturan dari Mahkamah Konstitusi secara final di umumkan.
“Tuntutan kali ini sebenarnya kita ingin mengawal keputusan MK ini agar mempunyai marwah karena bahwasanya. Jika tidak memiliki marwah Negara ini akan berantakan,”kata dia dilokasi aksi.
Menurut dia. Pemerintah maupun DPR lebih mementingkan sebelah pihak tanpa melihat aspirasi dari pada masyarakatnya.
“Rezim sekarang lebih mementingkan keluarganya sendiri, kalau nantinya konstitusi diubah hanya kepentingan orang-orang yang memiliki kepentingan saja. Bagaimana dengan rakyatnya?,”kata Ariel peserta aksi.
Dia menyampaikan dengan pengawalan yang dilakukan mahasiswa di Bandung dan berbagai daerah di Indonesia ini. Bisa memunculkan pemimpin yang melawan hukum konstitusi.
“Harapan untuk pilkada hari ini siapapun pemimpinnya nanti bisa bersih dan baik tidak inkustisional,”pungkasnya.
Sementara itu pantauan dilokasi ,pukul 16:00 WIB jumlah massa dari Mahasiswa tersebut semakin bertambah. Mereka juga terlihat membakar sejumlah ban bekas dan membawa sejumlah poster kritikan terhadap Pemerintah.***
![]()