Mudik Lebaran 1443 Hijriah, Ini Akses Tol Kota Bandung yang Bisa Digunakan
Roel - 25 April 2022

Breaking News:
Wakil Ketua DPR RI Puji Transformasi Lahan Desa Sukamenak: Bukti Nyata APBN Membangun dari Desa
Waspada Lonjakan Harga, Cucun Ahmad Syamsurijal Desak Pemkab Bandung Proaktif Kendalikan Inflasi
Grand Final Duta Pajak 2026 Kabupaten Bandung, Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak Daerah
Kasus Emeralda Resort Memanas! Pengembang Akui Tuntutan Baru dari Konsumen
Janji Tinggal Janji, Ratusan Pembeli Perumahan Emeralda Resort Merasa Tertipu
Roel - 25 April 2022

TOP JABAR, Bandung — Sepekan ini menjadi momentum kembalinya arus mudik setelah Pemerintah RI memperbolehkan masyarakat untuk mudik. Bagi Anda yang hendak keluar atau masuk ke Kota Bandung saat mudik lebaran, ada beberapa akses tol yang bisa digunakan.
Kepala Bidang Keselamatan dan Ketertiban Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Asep Kuswara menjelaskan, ada enam gerbang tol yang bisa digunakan pemudik yang hendak meninggalkan atau datang ke Kota Bandung.
Keenam akses jalan tol tersebut antara lain Pasteur, Pasir Koja, Moh Toha, Kopo, Buahbatu, dan Cileunyi. “Seperti biasa, ada tol Pasteur, Pasir Koja, Kopo, Moh Toha, Buahbatu, dan Cileunyi yang bisa digunakan selama mudik lebaran,” ujar Asep Kuswara kepada TOP JABAR seperti dikutip dari rilis yang diterima, Senin 25 April 2022.
Baca Juga :
H-7 sampai H+7 Lebaran, Jalur Keluar Tol Kilometer 149 Gedebage Diujicoba
Di samping itu, selain keenam gerbang tol tersebut, Asep Kuswara juga menyebut interchange kilometer 149 Gedebage bisa digunakan oleh pemudik.
Sebelumnya, Wali Kota Bandung Yana Mulyana memastikan, selama H-7 hingga H+7 Idul Fitri, interchange kilometer 149 Gedebage bisa digunakan oleh pemudik dan menjadi fase uji coba bagi akses keluar tol menuju Kota Bandung.
“Sesuai arahan Pak Wali Kota, memang interchange kilometer 149 tersebut bisa digunakan. Kami harap ini bisa mengurai kemacetan yang berpotensi terjadi di enam gerbang tol yang tersedia,” kata Asep Kuswara.
Dia juga mengingatkan kepada para pemudik untuk senantiasa mengikuti arahan dari petugas lalu lintas di jalan. Menurut Asep Kuswara, hal ini akan berkaitan dengan kenyamanan pemudik lain, sebab mudik lebaran tahun ini diprediksi akan menimbulkan kemacetan hingga tiga kali lipat.
Selain itu, Asep Kuswara juga mengingatkan para pemudik untuk memastikan kesehatan fisik dan juga kelayakan kendaraan. “Pastikan yang mudiknya sehat, kendaraannya laik jalan. Begitu juga pas arus balik. Hati-hati di jalan, semoga selamat sampai tujuan dan selamat berkumpul dengan keluarga,” ucapnya.
Prediksi puncak arus mudik berdasarkan data dari Dishub Kota Bandung akan terjadi pada 29 hingga 30 April 2022 atau H-3 dan H-2 Idul Fitri. Adapun prediksi puncak arus balik terjadi di tanggal 8 Mei 2022 atau H+5 Idul Fitri. (SUP)***
![]()