Ratusan Prajurit TNI Marah, Effendi Simbolon Minta Maaf soal ‘Gerombolan’
Roel - 15 September 2022

Breaking News:
Wakil Ketua DPR RI Puji Transformasi Lahan Desa Sukamenak: Bukti Nyata APBN Membangun dari Desa
Waspada Lonjakan Harga, Cucun Ahmad Syamsurijal Desak Pemkab Bandung Proaktif Kendalikan Inflasi
Grand Final Duta Pajak 2026 Kabupaten Bandung, Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak Daerah
Kasus Emeralda Resort Memanas! Pengembang Akui Tuntutan Baru dari Konsumen
Janji Tinggal Janji, Ratusan Pembeli Perumahan Emeralda Resort Merasa Tertipu
Roel - 15 September 2022

TOP JABAR, Jakarta – Anggota Komisi I DPR Fraksi PDI-Perjuangan, Effendi Simbolon memicu kemarahan ratusan prajurit TNI atas pernyataannya yang menyebut TNI seperti gerombolan.
Setelah mendapat reaksi keras dari banyak pihak, Effendi Simbolon akhirnya menyampaikan permintaan maaf atas komentarnya tersebut.
“Saya dari lubuk hati yang paling dalam, saya mohon maaf atas apapun perkataan saya yang menyinggung, menyakiti, yang tidak nyaman di hati para prajurit,” kata Effendi dalam konferensi pers di ruang fraksi PDI-Perjuangan, Kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (14/9/2022).
“Siapapun dia, dari mulai Tamtama, Bintara, sampai perwira, bahkan sampai sesepuh, para pihak yang tidak nyaman.”
Menurut Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Hamim Tohari protes dari ratusan prajurit TNI terhadap Effendi kemungkinan adalah reaksi spontan.
Hamim mengatakan TNI AD tidak pernah memberi instruksi untuk melakukan protes tersebut.
Baca Juga :
“Mungkin saja itu terjadi sebagai reaksi spontan, bukan cuma dari prajurit, bahkan dari masyarakat juga, atas pernyataan seorang tokoh di ruang publik yang dianggap memancing kegaduhan,” ujarnya.
Selain itu, Effendi sempat menjelaskan maksud pernyataan TNI seperti gerombolan. Maksud Effendi, TNI terlihat seperti gerombolan jika tidak mematuhi perintah atasan.***
![]()