Longsor di Sumedang Timbun Hektaran Sawah dan Menutup Aliran Sungai
Roel - 15 Januari 2022

Breaking News:
Rekonsiliasi Opsen Pajak Jadi Strategi Optimalisasi PAD Bapenda Kabupaten Bandung
Bupati Bandung Optimistis Target PAD Tercapai, Meski Kondisi Ekonomi Belum Stabil
Bukan Sekadar Upacara, Kombes Tri Suhartanto Bawa Pesan Pendidikan ke SMPN 1 Soreang
Perkuat Solidaritas dan Kualitas Kader, Imah Rancage Dapil Jabar 2 Gelar Retret Kader di Rancabali
Roel - 15 Januari 2022

Top Jabar, Sumedang – Peristiwa longsor terjadi di Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Jawa Barat, pada Sabtu (15/1/2021) sore. Akibatnya, dua hektare sawah serta aliran Sungai Cipeles tertimbun tanah.
Berdasarkan informasi dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, kejadian longsor tersebut terjadi tepatnya di Dusun Sukasari RT 03 RW 03, Kabupaten Sumedang.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Sumedang Asep Ramdani mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor di Desa Ciherang,
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, dan tim Pusdalops BPBD Kabupaten Sumedang tengah di lokasi untuk melakukan assessment,” ujar Asep.
Baca Juga :
Tebing di Kawasan Cadas Pangeran Longsor, Lalu Lintas Tersendat
Longsor tersebut mengakibatkan hektaran sawah mengalami kerusakan cukup parah menutup aliran sungai Cipongkor yang bermuara di Sungai Cipeles.
“Hingga saat ini hasil informasi dari lapangan tidak ada korban jiwa,” ujar Asep.
BPBD mengimbau warga untuk menjauhi area longsoran dengan radius kurang lebih 1 km.
“Kejadian diperkirakan sekitar pukul 16.40 WIB,” ujarnya
Sementara terkait adanya video viral yang seolah-olah ada korban dalam peristiwa longsor tersebut, Asep memastikan orang yang dimaksud dalam video itu selamat.
“Si Abah yang disebut sebut dalam video itu, alhamdulillah bisa menyelamatkan diri,” tandasnya.*
![]()