DPO Kasus Penyekapan di Cileunyi Diburu Polda Jabar

Roel - 22 Juni 2026

TOP JABAR, Bandung – Kepolisian Daerah Jawa Barat masih melakukan pengejaran terhadap Taufik Hidayat (30), pria yang diduga melakukan penganiayaan sekaligus penyekapan terhadap YTR (29) di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung. Korban disebut mengalami penyekapan selama kurang lebih tiga tahun oleh pria yang bukan pasangan sahnya tersebut.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan serta pendalaman untuk menemukan keberadaan terduga pelaku.

“Kami dari kepolisian sangat serius untuk mengungkap kasus ini. Proses penyelidikan masih berjalan, termasuk mencari informasi terkait keberadaan yang bersangkutan,” ujar Hendra, Kamis (18/6).

Menurutnya, aparat kepolisian telah melakukan penelusuran ke sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan keberadaan TF. Namun, hingga saat ini terduga pelaku masih belum berhasil diamankan.

“Beberapa titik sudah kami datangi, tetapi yang bersangkutan selalu berhasil lolos dari upaya penangkapan,” katanya.

Hendra meminta masyarakat memberikan waktu kepada penyidik untuk menyelesaikan proses hukum tersebut. Ia memastikan kepolisian berkomitmen menangani perkara ini secara profesional hingga pelaku berhasil ditemukan dan diamankan.

“Kami mohon kesabaran dan dukungan masyarakat. Polisi akan terus berupaya mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya,” ucapnya.

Baca Juga :

Keji! Pelaku Begal di Bandung Perkosa Korban dan Ancam dengan Pisau

Kondisi Memprihatinkan

Kasus tersebut mencuat setelah korban ditemukan dalam kondisi memprihatinkan dan langsung mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Polisi menduga YTR mengalami kekerasan berat dalam kurun waktu yang cukup lama selama bersama terduga pelaku.

Hendra mengungkapkan, kondisi kesehatan korban mengalami dampak serius akibat dugaan kekerasan yang dialaminya. Bahkan, bagian penglihatan korban disebut mengalami kerusakan.

“Salah satu matanya sudah tidak bisa digunakan, sementara mata lainnya juga berdasarkan informasi medis kemungkinan kecil untuk kembali berfungsi,” ungkapnya.

Selain mengalami luka pada bagian kepala, wajah, tangan, dan kaki, korban juga diduga mengalami tekanan psikologis serta intimidasi selama berada dalam penguasaan terduga pelaku. Polisi kini masih mendalami kronologi lengkap, termasuk rangkaian kejadian selama korban tidak diketahui keberadaannya oleh keluarga.* (red)

TERKAIT:

POPULER: