Terkini: Korban Gempa Turki 1.200 Jiwa Meninggal Dunia dan 5.000 Luka-luka
Roel - 6 Februari 2023

Breaking News:
Cerita Adik Korban Penyekapan di Cinunuk, Syahrul: Teteh Ingin Bisa Melihat Lagi
Dedi Mulyadi Pastikan Biaya Pengobatan Korban Penyekapan di Bandung Ditanggung hingga Pulih
Manfaatkan Momen CFD, BRI Tawarkan Kemudahan Transaksi Digital bagi Warga Bandung
BRI Bandung Setiabudi Umumkan Tiga Pemenang BRIncubator Lokal 2026, Siap Bawa UMKM Naik Kelas
Roel - 6 Februari 2023

TOP JABAR, Jakarta – Korban meninggal akibat gempa Turki dan Suriah bertambah menjadi lebih dari 1.200 jiwa. Jumlah tersebut berdasarkan data resmi dari pemerintah setempat.
Melansir laman Liputan6.com Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, 912 orang di negaranya telah meninggal dan 5.383 terluka akibat gempa berkekuatan magnitudo 7.8 mengguncang pada 6 Februari 2023.
Lebih lanjut, Erdogan mengatakan pihak pemerintah belum bisa memprediksi berapa banyak jumlah korban gempa karena operasi pencarian dan tanggap bencana masih terus dilakukan. Dia mengatakan, setidaknya 45 negara telah menawarkan bantuan.
Sementara itu Kantor berita Suriah melaporkan, lebih dari 320 orang tewas di negara tersebut. Sementara 1.000 lainnya mengalami luka-luka. Regu penolong White Helmet juga ikut melaporkan 147 orang ditemukan meninggal dunia dan lebih dari 340 terluka di daerah operasional mereka di Suriah. Diperkirakan jumlah tersebut belum masuk dalam laporan resmi pemerintah.
Baca Juga :
Ratusan korban gempa Turki diyakini masih terjebak dalam reruntuhan bangunan. Pusat gempa Turki dilaporkan dekat Kota Gaziantrep, Turki. Namun, getarannya terasa hingga Siprus.
Gempa susulan dilaporkan terjadi kurang dari 12 jam sejak gempa pertama mengguncang Turki di 2023. Media lokal Suriah mengatakan, Damaskus pun tedampak oleh gempa susulan itu.
European Mediterranean Seismological Centre (EMSC) mengatakan, data awal menunjukkan gempa susulan itu mencapai magnitudo 7,7. Lokasi gempa diketahui terletak di 67 km utara-timur laut Kahramanmaraş, Turki, pada kedalaman 2 km. Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki menyatakan bahwa itu sedikit lebih kecil dengan magnitudo 7,6 dan lebih dalam.***
![]()