Kadispora Sebut Kongres PSSI Momentum Tingkatkan Kualitas Sepakbola Kabupaten Bandung
Krismanto - 6 Februari 2025

Breaking News:
Rumah Aspirasi Kang Cucun Siap Bangun Kembali Rumah Korban Tertimbun Longsor Arjasari
BRI Tanam 3.000 Pohon dan Bagikan 5.000 Paket Sembako di Bandung
Wabup Ali Syakieb Tinjau Banjir dan Longsor, 9.246 KK Terdampak di Dayeuhkolot
Subdit 2 Ditressiber Polda Jabar Tebar Kebaikan, Santuni Anak Yatim di Nagreg Jelang HUT Reserse
Kereta Khusus Petani dan Pedagang Layani Rute Merak–Rangkasbitung
Krismanto - 6 Februari 2025

TOP JABAR – Kongres Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Bandung yang baru saja digelar menjadi momentum penting bagi kemajuan sepak bola di Kabupaten Bandung.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung, Erwin Rinaldi saat memberikan sambutan pada Kongres Askab PSSI Kabupaten Bandung, kemarin.
Menurut Erwin, kongres Askab PSSI Kabupaten Bandung menjadi momentun penting sebagai sarana evaluasi kinerja, sekaligus sebagai wadah merumuskan perencanaan strategis untuk masa depan.
Sebagai bagian integral dari ekosistem sepakbola nasional, lanjut Erwin, PSSI Kabupaten Bandung memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sepakbola di Kabupaten Bandung.
“Oleh karena itu melalui Kongres Askab PSSI Kabupaten Bandung ini kami mendorong PSSI untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan usia dini hingga tata kelola organisasi yang profesional dan transparan,” ujar Erwin saat memberikan sambutan.
Erwin berharap melalui Kongres tersebut PSSI Kabupaten Bandung dapat merumuskan kebijakan serta program kerja yang lebih baik guna membawa sepakbola Kabupaten Bandung yang lebih maju dan berdaya saing.
Pada kesempatan tersebut, ia mengingatkan agar Askab PSSI Kabupaten Bandung agar memperhatikan beberapa hal utama yang harus menjadi perhatian PSSI di masa depan.
Pertama, peningkatan infrastruktur dan pembinaan usia dini. Menurutnya, pembinaan yang baik sejak usia dini akan menghasilkan bibit-bibit unggul yang siap berkompetisi di level yang lebih tinggi.
Kedua, pengelolaan kompetisi yang lebih baik. Sebab, liga dan turnamen sepakbola yang terstruktur dengan baik akan menciptakan ekosistem sepakbola yang profesional.
Selain itu, diharapkan adanya peningkatan kualitas wasit dan pelatih lokal untuk mendukung berjalannya kompetisi yang fair dan berkualitas. Menurutnya, asosiasi pelatih dan wasit harus terus meningkatkan standar kompetensinya agar pertandingan berjalan lebih baik dan adil.
“Terakhir, kami juga mendorong pentingnya tata kelola organisasi yang profesional dan transparan untuk meningkatkan kepercayaan serta dukungan dari masyarakat dan stakeholder sepakbola. Sebab, transparansi dan akuntabilitas adalah kunci kepercayaan publik,” kata Erwin.
Pemkab Bandung melalui Dispora, kata dia, mendukung penuh upaya PSSI Kabupaten Bandung dalam memajukan sepakbola di Kabupaten Bandung.
Terlebih dalam beberapa tahun ke depan, Kabupaten Bandung memiliki target juara umum Porprov hingga target penyumbang atlet terbanyak untuk PON.
“Kami siap berkolaborasi dengan semua stakeholder untuk mewujudkan sepakbola Kabupaten Bandung yang lebih maju dan lebih Bedas sehingga bisa berbicara di tingkat nasional,” tutupnya.**
![]()